alexametrics

2 Pemalak Sadis di Palembang Menangis saat Dibekuk Polisi

loading...
2 Pemalak Sadis di Palembang Menangis saat Dibekuk Polisi
Aksi dua pemalak sadis di Simpang 4 Macan Lindungan, Kota Palembang yang sempat viral berakhir di kantor polisi. Kedua pelaku telah ditangkap dan menangis saat digiring ke kantor polisi. SINDOnews/Berli
A+ A-
PALEMBANG - Aksi dua pemalak sadis di Simpang 4 Macan Lindungan, Kota Palembang yang sempat viral berakhir di kantor polisi. Kedua pelaku telah ditangkap dan menangis saat digiring ke kantor polisi.

Diketahui, aksi kedua pelaku viral di media sosial sejak kemarin sore, Selasa (24/9/3019). Kedua pelaku adalah Muslim (22) dan Fadhly (24) warga Ilir Barat I, Palembang.

Melihat aksi viral itu Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel, AKBP Yudhi Suhariadi pun langsung meminta anggotanya memburu kedua pelaku. Di bawah pimpinan Kanit III Kompol Junaidi dan Katim I Aiptu Heri Kusuma Jaya tim langsung memburu ke lokasi.



Setiba di lokasi polisi hanya menemukan badang bukti palu dan jaket yang dipakai Muslim saat beraksi. Pacar Muslim, Cindy mengaku jika kekasihnya sudah lama tak pulang ke rumah.

Tak percaya begitu saja, polisi kemudian langsung menggeledah seisi rumah bibi Muslim. Muslim kemudian ditemukan di rumah permanen di kawasan BSI Macan Lindungan saat sembunyi di sudut rumah. "Satu pelaku kita tangkap saat sembunyi di dalam rumah. Satu pelaku lagi ditangkap di Pulo Gadung," terang Kanit Junaidi, Selasa (26/9/2019).

"Ini 2 pelaku pemalakan yang buat resah di Macan Lindungan kemarin. Pemalak sopir truk. Nanti di rilis langsung," tambahnya.

Sementara Muslim yang diamankan polisi mengaku melakukan aksi bersama Fadhly. Aksi dilakukan Selasa (24/9/2019) sekitar pukul 15.30 WIB.

Dari aksi pemalakan sadisnya itu, Muslim mengaku mendapat uang Rp 110 ribu dari hasil memalak. Uang itu digunakan untuk membeli lem dan minum-minuman keras. "Kemarin dapet Rp 110 ribu. Itu uang dari sopir truk. Ampun pak, ampun," katanya saat diamankan anggota Subdit Jatanras dan terus menangis.

Kepada polisi, Muslim mengaku membawa palu untuk jaga-jaga. Bahkan dia menyebut sudah beberapa kali melakukan pemalakan dan ngamen di wilayah Macan Lindungan. "Sudah beberapa kali, saya ngamen sambil ikut (malak) sama Fadhly," kata Muslim.

Selain mengamankan Muslim dan Fadhly, polisi turut mengamankan kekasih Muslim bernama Cindy di lokasi. Cindy mengaku keduanya akan menikah pekan depan dan butuh banyak biaya. "Dia (Muslim) memang sering nongkrong di Macan Lindungan. Kami ini mau pesta juga minggu depan, mau nikah," ujar Cindy.

Meskipun demikian, Cindy tak menyebut secara pasti tanggal keduanya menikah. Namun Cindy mengaku keluarga mereka sudah bertemu dan menggelar respesi di rumah Cindy di Pulau Gadung, Sukarami.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak