alexametrics

Kapolda Sumut Bilang Demo Mahasiswa Ricuh karena Disusupi Teroris

loading...
Kapolda Sumut Bilang Demo Mahasiswa Ricuh karena Disusupi Teroris
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto menyebutkan demo ricuh di halaman Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan diduga disusupi teroris. (Foto/SINDOnews)
A+ A-
MEDAN - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara (Sumut), Irjen Pol Agus Andrianto menyebutkan demo ricuh yang terjadi di halaman Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan diduga disusupi Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus teroris.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan pihak kepolisian langsung bergerak cepat untuk menelusuri dalang dibalik aksi demo berujung ricuh di depan Gedung DPRD Sumut. Hasilnya mereka menemukan adanya keterlibatan seseorang yang menjadi DPO kasus terorisme.

"Penelusuran dari tim, kegiatan penyampaian pendapat dari mahasiswa tadi diduga disusupi DPO kasus terorisme berinisial RSL. Yang bersangkutan sudah ditangkap dan kemungkinan akan dikirim ke Densus 88," terangnya di Jalan Pengadilan, depan Mako Kodim 0201/BS, Medan Selasa (24/9/2019) malam.



Agus menegaskan, para mahasiswa yang menyampaikan pendapat agar benar-benar melakukannya dengan niat yang tulus. Menurutnya, adanya keterlibatan dari pihak-pihak yang memiliki kepentingan di luar penyampaian pendapat seperti ini harus diantisipasi termasuk oleh para peserta aksi.

"Menyampaikan pendapat itu dijamin undang-undang, cuma saya minta hati-hati karena selalu ada potensi ditunggangi oleh pihak yang punya kepentingan yang kita tidak tau. Rawan disusupi. Makanya sampaikanlah pendapat dengan cara yang santun," ujarnya.

Kapolda menyampaikan data totalnya sekitar 53 orang diamankan dalam demo berujung ricuh tersebut dan masih menjalani pemeriksaan intensif di Brimob Poldasu.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak