alexametrics

Kota Cimahi Diterjang Puting Beliung, Tiga Rumah Warga Rusak

loading...
Kota Cimahi Diterjang Puting Beliung, Tiga Rumah Warga Rusak
Rumah warga menjadi korban terjangan puting beliung di Kampung Nyalindung RT 06/05, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Cimahi, Jumat (20/9/2019). SINDOnews/Adi Haryanto B
A+ A-
CIMAHI - Angin puting beliung menerjang Kota Cimahi, Jawa Barat, Jumat (20/9/2019). Tiga unit rumah warga di Kampung Nyalindung RT 06/05, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, rusak.

Tiga rumah yang rusak milik Akin (64), Warsih (39), dan Asep Tony (42). Sebagian besar kerusakan di bagian atapnya karena gentengnya beterbangan tersapu angin.

"Kejadiannya sekitar jam 13.30 WIB. Puting beliung itu datang tiba-tiba pas bapa lagi tidur. Denger suara ribut-ribut langsung bangun dan keluar rumag," kata Akin saat ditemui di lokasi.



Dia mengatakan, sebagian genteng dan atap rumah miliknya terbang terbawa angin puting beliung. Bahkan atap kolam pancing yang berada tepat di pinggir rumahnya juga ikut rusak. Dia bersyukur bangunan rumahnya masih berdiri kokoh dan tidak mengalami kerusakan berarti.

"Kalau bangunan (tembok) nggak ada yang rusak. Hanya genteng saja, tapi ngga tahu jatuh ke rumah, kalau gitu saya bisa ketimpa," sambungnya.

Korban lainnya, Asep Tony (42) menyebutkan, saat kejadian sedang menonton televisi dan tiba-tiba angin puting beliung datang dari arah bawah. Dia yang tinggal bersama istri dan satu orang anak langsung mengamankan keluarganya agar tidak tertimpa puing atap yang melayang tertipung angin.

Atap rumahnya ditutup asbes jadi bolong karena terbawa angin puting beliung. "Ini baru kejadian pertama. Keluarga saya tidak ada yang luka dan hanya kerugian materi saja," ucapnya.

Sementara itu petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi langsung melakukan assesment tiga unit rumah yang menjadi korban terjangan angin puting beliung tersebut. Berdasarkan data yang masuk ke BPBD, kekuatan angin puting beliung itu setara kecepatan 50 kilometer/jam dengan durasi kurang dari 10 menit.

"Tadi itu perkiraan kecepatan angin sekitar 50 km/jam dan lamanya kurang dari 10 menit. Saat ini tiga rumah yang menjadi korban masih kami assesment," terang Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Cimahi, Ivan Yuda Wibawa yang datang ke lokasi sembari menyerahkan bantuan terpal dan air mineral.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak