3.719 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Demonstrasi di DPR, KPU, hingga MK
Jum'at, 23 Agustus 2024 - 09:38 WIB
loading...
Sebanyak 3.719 personel gabungan dikerahakan untuk menjaga dan mengamankan demonstrasi beberapa elemen masyarakat yang menolak RUU Pilkada. Foto/Isra Triansyah/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 3.719 personel gabungan dikerahakan untuk menjaga dan mengamankan demonstrasi beberapa elemen masyarakat yang menolak RUU Pilkada . Aksi akan dilakukan di kawasan depan Gedung DPR/MPR dan sejumlah lokasi lainnya seperi Komisi Pemilian Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Mahkamah Konstitusi (MK).
"Untuk berjaga dan mengantisipasi dalam rangka pengamanan aksi elemen masyarakat di depan Gedung DPR/MPR RI dan sekitarnya, kami melibatkan sejumlah 3.719 personel gabungan," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, Jumat (23/8/2024).
Baca juga: Adian Minta Puluhan Demonstran Tolak RUU Pilkada yang Diamankan Polisi Harus Dibebaskan 1x24 Jam
Personel gabungan tersebut berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemda DKI dan instansi terkait. Lebih detail, dia mengatakan sebanyak 2.779 personel keamanan ditempatkan di sekitar Gedung Parlemen.
Mereka dikerahkan untuk memastikan massa masuk ke dalam gedung ataupun menutup jalan tol yang berada di depannya. Sementara itu untuk pengamanan juga dilakukan di sejumlah titik seperti Bawaslu, KPU, dan MK.
Terkait penutupan arus lalu lintas di sekitar gedung wakil rakyat, bersifat situasional. Rekayasa arus lalu lintas juga disesuaikan dengan perkembangan dinamika di lapangan.
"Apabila jumlah massa dan eskalasi meningkat maka diadakan penutupan jalan. Apabila jumlah masa tidak banyak lalin normal seperti biasa," bebernya.
"Untuk berjaga dan mengantisipasi dalam rangka pengamanan aksi elemen masyarakat di depan Gedung DPR/MPR RI dan sekitarnya, kami melibatkan sejumlah 3.719 personel gabungan," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, Jumat (23/8/2024).
Baca juga: Adian Minta Puluhan Demonstran Tolak RUU Pilkada yang Diamankan Polisi Harus Dibebaskan 1x24 Jam
Personel gabungan tersebut berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemda DKI dan instansi terkait. Lebih detail, dia mengatakan sebanyak 2.779 personel keamanan ditempatkan di sekitar Gedung Parlemen.
Mereka dikerahkan untuk memastikan massa masuk ke dalam gedung ataupun menutup jalan tol yang berada di depannya. Sementara itu untuk pengamanan juga dilakukan di sejumlah titik seperti Bawaslu, KPU, dan MK.
Terkait penutupan arus lalu lintas di sekitar gedung wakil rakyat, bersifat situasional. Rekayasa arus lalu lintas juga disesuaikan dengan perkembangan dinamika di lapangan.
"Apabila jumlah massa dan eskalasi meningkat maka diadakan penutupan jalan. Apabila jumlah masa tidak banyak lalin normal seperti biasa," bebernya.
Lihat Juga :