alexametrics

Warganya Jadi Korban, Bupati Puncak Minta Stop Baku Tembak

loading...
Warganya Jadi Korban, Bupati Puncak Minta Stop Baku Tembak
Bupati Puncak Wullem Wandik menyesalkan adanya kontak tembak antara aparat gabungan dengan KKSB sehingga menyebabkan tiga warganya tewas dan empat lainnya luka-luka. Foto salah satu korban/iNews TV/Cornelia M
A+ A-
PUNCAK JAYA - Baku tembak antara aparat gabungan TNI Polri di Kampung Olen, Distrik Mabugi, Ilaga, Kabupaten Puncak yang menewaskan tiga orang, dan korban luka empat orang disesalkan Bupati Puncak Wullem Wandik. Menurut Wullem Wandik akibat kontak tembak tersebut mengakibatkan tujuh warganya terkena tembak. (Baca: Kontak Tembak TNI dan KKSB di Ilaga Papua, 3 Warga Tewas 4 Luka)

“Jatuhnya korban jiwa ini karena adanya penyisiran yang dilakukan aparat gabungan sehingga Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata ini masuk ke warga sipil yang berada di Distrik Mabugi,” kata dia, Rabu (18/9/2019).

Karenanya Willem meminta kepada aparat keamanan agar tidak lakukan penyisiran karena hingga saat ini warga sipil masih trauma dan takut.

Dia berharap agar aparat keamanan dapat mendekatkan diri kepada warga masyarakat merangkul mereka sehingga masyarakat juga merasa dilindungi oleh aparat.



“Kepada Pangdam XVII/Cenderarawasih yang baru saja dijabat putra asli Papua Mayjen TNI Herman Asaribab dan juga Kapolda Papua Rudolf Alberth Rodja harus bias hadapi situasi ini secara persuasive, tidak boleh dengan senjata. Kalau senjata dihadapi dengan senjata tidak akan pernah menyelesaikan permasalahan. Pasti korban jiwa akan terus berjatuhan,” tandasnya.

Sebelumnya kontak tembak antara Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) dengan aparat TNI terjadi di Kp Olenki, Distrik Mabugi, Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Selasa 17 September 2019 sekitar pukul 17.30 WIT. Akibat dari kontak tembak tersebut tiga warga sipil yang mendiami wilayah Kp Olen dilaporkan tewas dan empat lainnya terluka.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak