alexametrics

Mahasiswa Asal Kalimantan Curhat Soal Kabut Asap

loading...
Mahasiswa Asal Kalimantan Curhat Soal Kabut Asap
Seorang mahasiswa asal Kalimantan yang kuliah di Semarang berharap pemerintah bisa tangani karhutla. Foto/Taufik Budi
A+ A-
SEMARANG - Sejumlah mahasiswa asal Kalimantan dan Sumatera yang sedang menempuh pendidikan di Kota Semarang Jawa Tengah, mengaku khawatir karena kabut asap kian parah di kampung halaman. Mereka khawatir dengan kondisi keluarga yang kesehatannya mulai terganggu akibat asap.

Abdul Wahab, mahasiswa semester 5 Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang yang berasal dari Kabupaten Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah, tak tenang akhir-akhir ini. Dirinya gelisah, karena ayah dan ibunya sudah merasakan dampak kebakaran hutan dan lahan.

Dia mengaku khawatir dengan kondisi kesehatan keluarganya karena dampak kebakaran kian parah. Saat menghubungi keluarga, dikabarkan kabut asap sudah masuk hingga rumah-rumah warga. Akibatnya, warga kian susah bernafas.



"Saya selaku warga masyarakat Kotawaringin Barat Provinsi Kalimantan Tengah merasa khawatir dengan kondisi keluarga saya di sana, karena kabut asap yang sangat pekat dan mengganggu pernafasan," kata Abdul, Selasa (17/9/2019).

Dia mengaku sudah berkomunikasi dengan keluarga di sana. "Kemarin telepon dan katanya kabut asap sudah masuk rumah jadi khawatir banget dengan kondisi keluarga," tuturnya cemas.

Dia pun berharap, pemerintah serius melakukan penanganan kebakaran lahan dan hutan. Sebab, bencana kabut asap tak hanya persoalan lingkungan tetapi juga menyangkut hajat hidup banyak orang karena menggangu kesehatan.

"Bagi masyarakat di sana mudah-mudahan pemerintah dapat menanggulangi lebih lanjut, supaya kabut asap tidak terjadi lagi," harapnya.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak