alexametrics

Pesta Miras di Kosan, 9 Muda-Mudi Diamankan Polisi

loading...
Pesta Miras di Kosan, 9 Muda-Mudi Diamankan Polisi
Sembilan muda-mudi yang tengah berpesta miras di salah satu kos-kosan yang berada di wilayah Kelurahan Dusun Bangko kabupaten Merangin, Jambi diamankan polisi. iNews TV/Fahrurozi
A+ A-
MERANGIN - Sembilan muda-mudi yang tengah berpesta miras di salah satu kos-kosan yang berada di wilayah Kelurahan Dusun Bangko kabupaten Merangin, Jambi diamankan polisi. Mereka pun langsung digelandang ke Mapolres Merangin.

Penangkapan sembilan muda-mudi ini berawal dari laporan masyarakat, dimana di salah satu kos-kosan yang berada di wilayah Kelurahan Dusun Bangko sering dilakukan untuk pesta miras dan tempat mesum.

Menyikapi laporan masyakarat, tim patroli Sat Shabara Polres Merangin yang dipimpin Brigadir Polisi Carles, Senin (16/9),sekitar pukul 01.00 dini hari lanngsung mendatangi lokasi.



Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan sembilan muda-mudi yang terdiri dari tiga wanita dan enam laki-laki tengah asyik mengkonsumsi minuman keras di dalam satu kamar kos-kosan. Bahkan tiga wanita tersebut masih di bawah umur.

Usai menemukan barang bukti,seluruh muda-mudi yang diamankan bersama minuman keras langsung dibawa ke Mapolres Merangin untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Merangin AKBP M.Lutfi melalui Kasat Shabara AKP Sampe Nababan, menjelaskan jika penangkapan sembilan muda-mudi ini dari laporan masyakat yang sudah resah dengan aktifitas yang ada di kos-kosan.

"Banyak kos-kosan di Kabupaten Merangin ini yang disalah gunakan penghuninya, oleh sebab itu kami akan terus melakukan razia ke kos-kosan agar kos-kosan tidak di salah gunakan untuk kegiatan yang melanggar hukum," ucap AKP Sampe Nababan, Senin (16/9).

Kasat juga mengatakan, seluruh muda-mudi yang kita amankan ini akan dimintai keterangannya dan kita panggil orang tuanya untuk membuat efek jera serta orang tuanya bisa mengetahui apa yang di perbuat anaknya.

"Mereka-mereka ini hanya terbukti melakukan perbuatan tindak pidana ringan,dan kita hanya memberi sangsi kepada mereka membuat pernyataan dan memanggil orang tuanya, agar orang tuanya tahu apa yang di perbuat anaknya," pungkasnya.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak