alexametrics

Fayyadh Qaishar, Pendaki Cilik yang Disambut Butiran Es saat Taklukkan Gunung Gede

loading...
Fayyadh Qaishar, Pendaki Cilik yang Disambut Butiran Es saat Taklukkan Gunung Gede
Pendaki cilik asal Cipondoh, Tangerang, Fayyadh Qaishar Syafiq (11), melakukan pendakian kedua kalinya ke Gunung Gede, Cipanas, Bogor, Jawa Barat. Foto/MNC Trijaya/Jaka Lelana
A+ A-
BOGOR - Pendaki cilik asal Cipondoh, Tangerang, Fayyadh Qaishar Syafiq (11), melakukan pendakian kedua kalinya ke Gunung Gede, Desa Suka Tani, Cipanas, Bogor, Jawa Barat.

Pendakian kali ini disambut butiran es yang menghampar di sekitar Surya Kencana, tempat para pendaki bermalam sebelum menuju puncak Gunung Gede. Proses pendakian dilaksanakan pada Jumat 13 September 2019 hingga Minggu 15 September 2019.

Suhu berkisar 3-5 derajat celcius sekitar pukul 05.30 WIB membuat sejumlah pendaki terhenti. Pendaki pun memilih waktu lebih siang untuk melakukan pendakian, karena cuaca yang cukup ekstrim.

Meski demikian, Fayyadh tetap bersemangat menuntaskan puncak gede dengan ketinggian 2.958 meter di atas permukaan laut (Mdpl).

Dari puncak Gunung Gede, pendaki dapat melihat secara langsung gagahnya Gunung Pangrango dan ribuan tenda yang di bangun di Surya Kencana.

Fayyadh mengaku senang dengan pendakian ini. Apalagi setiap pendakian selalu saja ada hal-hal baru yang menarik untuk dijelajahi.

"Senang, meski cuaca cukup ekstrim, setiap mendaki ada hal baru yang bisa di temui, terutama soal cuaca," kata Fayyadh dalam keteranga tertulisnya, Minggu 16 September 2019.

Sebelumnya Fayyadh pernah melakukan pendakian di Gunung Gede pada April, dan disambut hujan besar yang tak kunjung henti.

Meski cuaca ekstrim, jelang peralihan musim, namun ribuan pendaki memadati Surya Kencana untuk melakukan pendakian dan jelajah alam.

Sementara itu, anggota tim pendamping, yang menemani Fayyadh, bernama Reza Alfarizi, mengatakan bahwa pendakian kali ini cukup menguras energi.

Selain jumlah pendaki yang cukup banyak dan terdapat antrean di setiap posnya. Cuaca yang sangat dingin juga membuat sejumlah pendaki memilih waktu lebih siang agar bisa menuju puncak. Hal ini untuk menghindari cuaca yang sangat dingin.

"Cuaca ekstrim, banyak yg memilih naik puncak gede, di atas jam 6 pagi, biasanya dari subuh sudah berangkat,"ujarnya.

Kali ini, pendakian Fayyadh dan tim pendakian dilakukan melalui jalur putri dengan melalui pos 1 sampai pos lima. Kemudian dilanjutkan bermalam di Surya kencana dan paginya langsung menuju puncak dengan ketinggian 2.958 Mdpl.
(shf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak