alexametrics

Rescue Perindo Galang Bantuan untuk Korban Kebakaran Baduy Luar

loading...
Rescue Perindo Galang Bantuan untuk Korban Kebakaran Baduy Luar
Sejumlah relawan Rescue Perindo Banten dan Ormas Brantas Banten menggalang dana untuk masyarakat Baduy Luar yang menjadi korban kebakaran. Foto: Okezone
A+ A-
SERANG - Sejumlah relawan Rescue Perindo Banten dan Ormas Brantas Banten menggalang dana untuk masyarakat Baduy Luar yang menjadi korban kebakaran pada Kamis, 12 September 2019 lalu.

Salah satu Relawan Rescue Ormas Brantas Banten, Tri Lukito, mengatakan, kegiatan ini atas inisiatifnya bersama sejumlah relawan untuk turut serta meringankan beban masyarakat Baduy Luar yang menjadi korban kebakaran. Ia pun mengajak kepada seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam penggalangan dana tersebut dengan berdonasi melalui jaringan relawan kami. Pihaknya terbuka bagi siapapun yang akan berdonasi dengan jumlah berapapun.

“Akan kita salurkan ke masyarakat Baduy yang terkena korban kebakaran kemarin. Berapapun nilainya, tentunya meringankan beban sesama,” ujar Tri, Minggu (15/9/2019).



Sementara itu, Ketua Rescue Perindo Banten Wan Dodi berharap animo kepedulian masyarakat dalam membantu masyarakat Baduy Luar yang terkena musibah bisa sangat berarti dan membantu meringankan beban para korban.

Apa yang dilakukan pihaknya selain sebagai bentuk kepedulian, juga merupakan bentuk penghormatan kepada masyarakat Suku Baduy yang selalu senantiasa menjaga kelestarian alam.

“Mereka (warga Baduy) selama ini menjaga keseimbangan alam, mereka hidup dari alam tanpa merusak ekosistemnya. Tentu menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga kelestarian alam dan sudah sepantasnya kita pun membantu mereka,” ungkapnya.

Dodi menambahkan bahwa pihaknya sedang berkoordinasi untuk membuat sebuah event penggalangan dana tersebut. Sehingga bisa tersosialisasi kepada seluruh masyarakat.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak