alexametrics

Papua Barat Diguncang Gempa 5,3 SR, BMKG: Belum Ada Gempa Susulan

loading...
Papua Barat Diguncang Gempa 5,3 SR, BMKG: Belum Ada Gempa Susulan
Gempa bumi berkekuatan 5,3 Skala Richter dilaporkan mengguncang Papua Barat, Sabtu (14/9/2019), sekitar pukul 10.42.05 WIB. Namun gempa bumi dengan magnitude 5,3 ini tidak berpotensi tsunami. Ilustrasi SINDOnews
A+ A-
MANOKWARI - Gempa bumi berkekuatan 5,3 Skala Richter dilaporkan mengguncang Papua Barat, Sabtu (14/9/2019), sekitar pukul 10.42.05 WIB. Namun gempa bumi dengan magnitude 5,3 ini tidak berpotensi tsunami. (Baca: Gempa Tektonik 5,3 SR Guncang Papua Barat)Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, ST.,Dipl. Seis., M.Sc menjelaskan, Episentrun gempa bumi terletak pada koordinat 0.30 LS dan 132.41 BT , dengan hiposentrum berlokasi di laut pada jarak 53 km arah Timur Laut Tambrauw, Papua Barat pada kedalaman 10 km.
Triyono menjelaskan, hingga pukul 11.00 WIB, Sabtu (14/9/2019), Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

"Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah," kata Triyono.

Menurut Triyono pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user: pemda, pwd: pemda-bmkg) atau infobmkg.



"Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," tandasnya.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak