alexametrics

Identitas Empat Korban Terbakar Kecelakaan Maut Tol Cipularang Diketahui

loading...
Identitas Empat Korban Terbakar Kecelakaan Maut Tol Cipularang Diketahui
Empat jenazah korban terbakar dalam kecelakaan beruntun di kilometer (Km) 91200 Tol Purwakarta-Bandung-Cileunyi (Purbaleunyi) atau Cipularang pada Senin 2 September 2019, berhasil diidentifikasi. Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
BANDUNG - Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, empat jenazah korban terbakar dalam kecelakaan beruntun di kilometer (Km) 91+200 Tol Purwakarta-Bandung-Cileunyi (Purbaleunyi) atau Cipularang pada Senin 2 September 2019, berhasil diidentifikasi.

Keempat korban yang semula jasadnya tak dikenali karena hangus terbakar, berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri. Rencananya, akan dilakukan penyerahan jenazah ke keluarga korban di RS Sukanto Kramat Jati, Jakarta, pada sekitar pukul 14.00 WIB.

"Alhamdulillah empat jenazah luka bakar korban kecelakaan Cipularang yang kami kirim ke RS Sukanto Kramat Jati sudah teridentifikasi semua. Itu info dari Ahli Utama Dokpol RS Sukanto Kramat Jati Kombes POl dr Edi Purnomo," kata Truno, Kamis (12/9/2019).



Identitas keempat jenazah korban kecelakaan Tol Cipularang;

1. Kantong jenazah dengan nomor register 022/Cipularang/002 teridentifikasi atas nama Khansa Athira usia 23 tahun alamat Jalan Cempaka Baru 1 Nomor 7, Kemayoran, Jakarta Pusat.

2. Kantong jenazah dengan nomor register 022/Cipularang/003 teridentifikasi atas nama Nailisma usia 22 tahun alamat Perum BSI Bojongsari, Bekasi.

3.Kantong jenazah dengan nomor register 022/Cipularang/005 teridentifikasi atas nama Lela Yuliantika usia 45 tahun alamat Jalan Oten, Pasir Kaliki, Kota Bandung.

4. Kantong jenazah dengan no register 022/cipularang/006 teridentifikasi atas nama Umayah Ulfah usia 25 tahun alamat villa Mas Garden, Kel Perwira, Bekasi Utara.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak