alexametrics

Geger, Siswi MAN di Kota Sungaipenuh Jambi Tewas Gantung Diri

loading...
Geger, Siswi MAN di Kota Sungaipenuh Jambi Tewas Gantung Diri
Warga Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungaipenuh Jambi digegerkan dengan peristiwa gantung diri seorang siswi MAN. SINDOnews/Riko
A+ A-
SUNGAIPENUH - Warga Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungaipenuh Jambi digegerakan dengan adanya peristiwa gantung diri.

Parahnya lagi, kejadian mengejutkan ini tidak hanya terjadi sekali saja. Namun dalam sepekan ini, ada dua gadis di Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungaipenuh itu yang memilih mengakhiri hidupnya dengan cara yang dilarang agama tersebut.

"Baru kemarin ada mahasiswi di desa kami yang gantung diri di kosannya di Padang, jelang magrib hari ini ada lagi gadis yang meninggal akibat gantung diri,” kata salah seorang warga, Senin (9/9/2019).



Peristiwa ini terjadi jelang Salat Magrib. Saat warga sedang melaksanakan salat berjamaah di rumah AU, mahasiswi asal Kerinci yang beberapa hari lalu ditemukan dalam kondisi tergantung di kamar kosanya di Padang.

Hari ini, Dinda (17) tahun yang masih duduk dibangku kelas 12 MAN 1 Sungaipenuh ditemukan gantung diri. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh ayahnya.

Dari informasi warga, korban menggunakan kabel digital untuk gantung diri sekitar pukul 18.00 WIB, Saat orangtua korban hendak masuk ke kamar didapati korban sudah dalam keadaan tergantung. Seketika itu juga ayah korban mengambil tindakan menyelamatkan korban dari gantungan dan langsung melarikan ke rumah sakit MHA Thalib Kerinci.

Tiba dirumah sakit, Dinda tidak bernyawa lagi. Pihak keluarga langsung membawa korban kerumah duka Desa Sebrang Kecamatan Pesisir Bukit RT 1.

Pantauan Sindonews di rumah duka masih ramai didatangi warga dan anggota Polsek kota Sungaipenuh. "Iya, sekarang lagi di TKP," kata Kapolsek Sungaipenuh IPTU Yudistira saat dikonfirmasi.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak