alexametrics

Situ Ciburuy Kering, Tukang Perahu Kehilangan Pemasukan

loading...
Situ Ciburuy Kering, Tukang Perahu Kehilangan Pemasukan
Kondisi Situ Ciburuy di Padalarang, KBB, mengering akibat kemarau berkepanjangan. SINDOnews/Adi Haryanto B
A+ A-
PADALARANG - Objek wisata Situ Ciburuy di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mengering akibat musim kemarau yang berkepanjangan. Kondisi ini berdampak pada masyarakat sekitar, terutama tukang perahu yang kehilangan mata pencarian.

Penghasilan mereka semakin menurun karena genangan air situ sudah tidak menarik lagi untuk dijadikan tempat wisata. Situ Ciburuy sendiri memiliki luas sekitar 8 hektare dan saat ini hampir setengahnya sudah mulai mengering, hanya beberapa titik saja yang terlihat masih ada airnya dan itupun sudah dangkal.

"Praktis sekarang tidak pernah narik karena sudah tidak ada wisatawan. Lagi pula air situnya dangkal sehingga tidak memungkinkan perahu untuk bermanuver," kata salah seorang penyewa perahu, Ade (24), Senin (9/9/2019).



Selama musim kemarau, debit air Situ Ciburuy menyusut drastis. Bagian tengah situ mulai terlihat dataran. Bahkan di bagian pinggir situ sudah bisa dipakai main bola atau trek sepeda motor.

"Kalau musim kemarau selalu seperti ini (mengering). Sedangkan untuk kemarau tahun ini sudah terjadi sejak empat bulan ke belakang," terang Anggota Forum Masyarakat Cinta Ciburuy (Formacib), Alo (45), Senin (9/9/2019).

Dia mengatakan, surutnya sebagian air di Situ Ciburuy menciptakan arena bermain baru bagi warga sekitar. Kondisi itu benar-benar dimanfaatkan oleh warga untuk bersenang-senang, karena kalu musim hujan air Situ Ciburuy selalu meluap. Di musim kemarau ini warga bisa melihat sebagian dari dasar situ yang mengering dan bisa dilalui.

Anak-anak juga banyak memanfaatkan untuk bermain air sambil berendam. Pada saat kondisi normal, kedalaman Situ Ciburuy bisa mencapai 5 hingga 7 meter, namun setelah terjadi musim kemarau yang berkepanjangan saat ini kedalamannya hanya mencapai 1 hingga 1,5 meter. Bahkan jika hujan masih belum turun dalam dua atau tiga bulan ke depan bisa saja kedalamannya semakin menyusut.

"Kalau lagi surut dan dangkal seperti ini ya oleh warga dipakai aktivitas. Sementara wisatawan atau pengunjung jarang ada yang datang," katanya.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak