alexametrics

Kabel Tanam Jadi Solusi PLN UP3 Medan Menjaga Estetika Kota

loading...
Kabel Tanam Jadi Solusi PLN UP3 Medan Menjaga Estetika Kota
Kabel tanam menjadi solusi PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kota Medan untuk menjaga estetika Kota. SINDOnews/M Andi Yusri
A+ A-
MEDAN - Alihkan kabel udara menjadi kabel tanam merupakan solusi PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kota Medan menjaga estetika Kota.

Tak hanya menjaga keandalan listrik demi memberi kenyamanan bagi pelanggan, PLN UP3 Kota Medan ternyata turut memiliki tanggungjawab dalam pembenahan Kota Medan. Sebagai langkah nyata dengan cara mengalihkan Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM) 20 Kilo Volt (kV) dari kabel udara menjadi kabel tanam.

PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Medan sejak dua satu minggu lalu tepatnya pada September telah mulai melakukan penanaman kabel Tegangan Menengah 20 kV di beberapa titik lokasi di Kota Medan secara tersebar. Manajer PLN UP3 Medan, Eko Prihandana mengatakan, pekerjaan tersebut merupakan upaya yang dilakukan PLN UP3 Medan untuk memperkuat sistem kelistrikan di Kota Medan.



"Selain itu, pembangunan Saluran Kabel Bawah Tanah 20 kV ini juga termasuk pekerjaan rehabilitasi Saluran Udara Tegangan Menengah 20kV untuk memperbaiki estetika Kota Medan. Sebab, kabel-kabel Tegangan Menengah di udara mulai berkurang memenuhi ruang udara tata Kota Medan yang ada," jelasnya, Senin (9/9/2019).

Eko menerangkan, PLN UP3 Medan membangun kabel SKTM 20 KV tahun ini sepanjang kurang lebih 29,14 KM. Terdiri dari 9,6 KM untuk pembangungan penyulang baru dan 19.54 KM untuk rehabilitasi pemindahan saluran udara kabel tegangan menjadi kabel tanah 20 kV.

Selain itu, ada 15 penyulang untuk menghubungkan jaringan kelistrikan mulai dari Gardu Induk GIS Listrik, Gardu Induk Glugur, sekaligus Gardu Induk Titi Kuning. Setiap Gardu Induk tersebut terkoneksi juga dengan Gardu Hubung-Gardu Hubung lain yang tersebar di Kota Medan.

“Tujuan dari pembangunan kabel SKTM 20KV dan GH 20 KV adalah mengantisipasi manuver apabila terjadi gangguan pada salah satu trafo daya 150KV atau GI. Jadi beban dapat dialihkan ke Gardu Induk yang lain melalui GH 20KV dan penyulang express 20 KV yang baru dibangun sehingga pemadaman akibat gangguan cepat teratasi," ungkapnya.

Eko memastikan pembangunan tersebut akan segera diselesaikan sebelum akhir tahun 2019. Dengan penguatan sistem kelistrikan ini, diharapkan kehandalan pasokan listrik Kota Medan semakin meningkat, sehingga kepercayaan investor akan semakin baik dan efeknya pembangunan di kota ini semakin berkembang.

"Keandalan listrik ini juga akan bisa dinikmati oleh seluruh pelanggan dan investor, pada sebentar lagi kita akan menghadapi hari besar keagamaan yakni Natal dan Tahun Baru," pungkasnya.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak