alexametrics

Ini Cara Polres Serang Antisipasi Perpecahan Akibat Media Sosial

loading...
Ini Cara Polres Serang Antisipasi Perpecahan Akibat Media Sosial
Kapolres Serang, AKBP Indra Gunawan mengatakan saat ini situasi kebangsaan, kenegaraan dan keberagaman tengah mendapatkan ujian, kerenggangan hubungan sosial masih terjadi di masyarakat. Foto/SINDOnews/Rasyid Ridho
A+ A-
SERANG - Polres Serang berupaya mencegah perpecahan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari dampak adanya provokasi, rasisme, ujaran kebencian yang disebar melalui media sosial (medsos).

Kapolres Serang, AKBP Indra Gunawan mengatakan saat ini situasi kebangsaan, kenegaraan dan keberagaman tengah mendapatkan ujian, kerenggangan hubungan sosial masih terjadi di masyarakat. Bahkan sentimen antikebangsaan juga masih terjadi.

"Menyikapi maraknya situasi Kamtibmas terkini tentang provokasi perpecahan di media sosial dan dikhawatirkan juga terjadi di Polres Serang," ujar Kapolres kepada wartawan, Kamis (5/9/2019).



Indra mengungkapkan, Forum Grup Diskusi Rembukan Obrolan Tentang Indonesua dibuat untuk menepis isu-isu dan informasi bohong atau hoaks yang mudah tersebar di medsos yang berdampak negatif.

"Baru-baru ini terjadi kerusuhan di Malang merambat ke Papua, ini karena adanya provokasi dengan menyebarkan berita hoaks, menyangkut rasisme sehingga masalah kecil menjadi rumit. Ini karena adanya peran medsos yang menyebabkan situasi Kamtibmas tidak kondusif," tuturnya.

Lebih lanjut, Indra menjelaskan dinamika di masyarakat banyak informasi yang merusak kesatuan dan persatuan agar terpecah dan hal ini sudah terjadi sejak lama. Namun hal itu dapat dicegah dengan sebuah keterbukaan medsos atau keterbukaan informasi.

Indra mengajak kepada masyarakat terutama generas milenial untuk berperan aktif mensosialisasikan kepada kawannya agar mengikuti kegiatan kegiatan positif. Dan yang terpenting jangan membagikan informasi melalui medsos bila mana kebenarannya masih belum jelas.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak