Salah Sasaran, yang Tak Berhak Menerima Bansos Diminta Punya Perasaan

Sabtu, 02 Mei 2020 - 06:05 WIB
loading...
Salah Sasaran, yang...
Sejumlah petugas menyiapkan isi paket sembako untuk warga terdampak Covid-19. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A A A
BOGOR - Kesemrawutan dan kekisruhan pendataan penerima bantuan sosial (Bansos) bagi warga terdampak Corona Virus Disease (Covid-19) di Kota Bogor menuai reaksi beragam dari kalangan masyarakat. Pasalnya, hingga hari kedua atau 16 hari penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sejumlah sumber bantuan dari pemerintah mulai mengalir ke masyarakat namun banyak yang salah sasaran.

Seperti di Kampung Kedunghalang Talang RT06/08, Kelurahan Kedunghalang, Bogor Utara, Kota Bogor, sebagai wilayah yang pertama menerima dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari APBD Kota Bogor sebesar Rp500.000 banyak dikeluhkan.

"Selain sedikit yang menerima, sebagian besar orang mampu (pemilik warung kelontong dan pekerja formal) yang mendapatkan BLT Rp500.000 dari APBD Kota Bogor itu. Padahal di sini ada banyak yang lebih berhak (usia lanjut tak bekerja) dan korban PHK/dirumahkan sejak wabah Covid-19 terjadi," ujar Nia Kusmayanti (30), ibu rumah tangga asal Kelurahan Kedunghalang, Bogor Utara, Kota Bogor, Jumat 1 Mei 2020.

Tak hanya itu, dia menduga proses pendataan yang dilakukan aparat RT/RW di lapangan sesuka hati atau keluarga terdekatnya saja. "Kalau seperti ini kasihan sama mereka yang benar-benar berhak atau membutuhkan. RT-nya ditanya malah jawab bilang memang sudah rezeki mereka katanya, harusnya jangan jawab seperti itu," keluhnya.

Hal senada diungkapkan, Nelvida (59), warga Kedunghalang lainnya. Ia mengaku miris dengan bantuan dari Pemkot Bogor banyak yang tak tepat sasaran. "Banyak orang mampu yang masih bekerja formal bahkan pemilik toko menerima BLT. Padahal di sini banyak yang sepuh enggak punya pendapatan, sejak lama tak bekerja tapi enggak dapat BLT, maupun sembako dari pemerintah," ujarnya.

Kasus serupa terjadi di Kampung Pulo Geulis, Kelurahan Babakan Pasar, Bogor Tengah, Kota Bogor. Pasalnya, hampir sebagian besar sumber bantuan dari pemerintah pusat, provinsi, kementerian sosial maupun Pemkot Bogor hingga hari ke 16 PSBB ini banyak yang belum sampai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
2 Juta Penerima Bansos...
2 Juta Penerima Bansos Dipangkas lewat Pemutakhiran DTSEN, Wamensos Sebut Terus Berjalan
Luhut Bocorkan Pemerintah...
Luhut Bocorkan Pemerintah Persiapkan Sistem Baru Pendataan Penerima Bansos Berbasis Digital
Rekomendasi
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Dakwaan dr Tifa dan...
Dakwaan dr Tifa dan Batas Negara Memidanakan Pendapat di Dialog Televisi
Live Streaming Premier...
Live Streaming Premier Padel Malaga 2026 di VISION+: Jadwal Tanding dari Awal Sampai Final
Berita Terkini
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
Kronologi JPO Tendean...
Kronologi JPO Tendean Ditabrak Truk Pengangkut Alat Berat hingga Nyaris Ambruk
JPO Tendean yang Ditabrak...
JPO Tendean yang Ditabrak Truk Belum Dievakuasi, Polisi Tunggu Pengerahan Alat Berat
Universitas Yarsi Dorong...
Universitas Yarsi Dorong Budidaya Perikanan melalui Inovasi POC di Desa Mandalamekar
Rumah di Koja Jakarta...
Rumah di Koja Jakarta Utara Kebakaran, Diawali Suara Ledakan
Truk Crane Tabrak JPO...
Truk Crane Tabrak JPO di Tendean, Lalu Lintas Menuju Blok M Macet Parah
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved