alexametrics

Narkoba Marak, Kapolda Ungkap Ada 70 Jalur Tikus di Kalbar

loading...
Narkoba Marak, Kapolda Ungkap Ada 70 Jalur Tikus di Kalbar
Rakor Polda Kalbar bersama unsur Muspida membahas maraknya aksi penyelundupan narkoba dan barang-barang ilegal di wilayah perbatasan. Foto/Gusti Eddy
A+ A-
PONTIANAK - Polda Kalimantan Barat (Kalbar) dan unsur Muspida menggelar rakor menyusul maraknya aksi penyelundupan narkoba dan barang-barang ilegal di wilayah perbatasan Kalbar.

Seperti diketahui panjang batas negara wilayah perairan dan darat di Kalbar memang sangat luas. Sindikat narkoba memanfaatkan celah batas itu untuk menyelundupkan narkoba ke Indonesia melalui wilayah Kalbar.

"Hampir 70 jalur jalan tikus di sepanjang perbatasan darat di Kalbar perlu pengamanan dan pengawasan. Kalbar sangat rentan penyelundupan, seminggu lalu kerugian negara hampir Rp100 miliar ditangkap di Polda Metro lolos dari Kalbar, ada peralatan elektronik, spareprart, kosmetik," kata Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono dalam Rakor yang digelarnya Senin (26/8/2019.)



Pengungkapan dan penangkapan terus dilakukan, pelakunya melibatkan warga negara asing. "Kejahatan narkoba adalah kejahatan yang perlu perhatian khusus tidak hanya dari kepolisian tapi juga instansi-instansi terkait," terang Irjen Pol Didi Haryono.

Dalam Rakor itu hadir Gubernur Kalbar Sutarmidji, Pangdam XII/Tpr (Tanjungpura) Mayjen TNI Herman Asaribab, BNNP, pimpinan Bea Cukai Kalbar, Imigrasi, pihak Angkasa Pura, Pelabuhan laut Dwikora, perhotelan serta Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) duduk bersama melakukan rapat koordinasi.

Pangdam XII/Tanjungpura menekankan bahwa koordinasi ini tidak hanya terjadi di tingkat pimpinan, tetapi juga dilakukan hingga ke petugas di lapangan. Untuk beberapa pihak terkait seperti Bea Cukai, pelabuhan dan Angkasapura juga perlu menyatakan dukungan terhadap perang melawan narkoba.

Sementara Gubernur Kalbar Sutarmidji merespons rakor ini dengan beberapa sentilan kepada beberapa pihak. Misalnya lapas menurut Sutarmidji masih tidak menjalankan dengan ketat.

"Begitu juga di LP, saya akan bawa ke Kemenkumham. Kok bisa kayak gitu, malahan ada warga lapas pakai HP," tuturnya.

Dalam rapat koordinasi ini juga Gubernur Kalbar menyatakan akan menindak tegas petugas border perbatasan dan mengancam merotasi petugas di sana.

"Kalau masuk dari Entikong, saya akan minta petugas disana diganti semua. Jika dibiarkan, akan begitu lagi," tegasnya.

Sebagai informasi, Direktur Narkoba Polda Kalbar memaparkan terkait peredaran dan pengungkapan Narkoba di wilayah Kalbar. Setiap stakeholder memberi masukan dan kesiapan melakukan pencegahan dan pemberantasan. Beberapa satgas telah dibentuk Polda Kalbar dan ditempatkan di beberapa lokasi bersinergi dengan semua instansi terkait.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak