alexametrics

Mogok di Tengah Rel, Bus Karyawan Ringsek Diseruduk KA Argo Parahyangan

loading...
Mogok di Tengah Rel, Bus Karyawan Ringsek Diseruduk KA Argo Parahyangan
Bus pengangkut karyawan ringsek setelah diseruduk kereta api Argo Parahyangan di Kampung Gorowong, Desa Warung Bambu, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Senin (26/8/2019).SINDOnews/Nila Kusuma
A+ A-
KARAWANG - Bus pengangkut karyawan ringsek setelah diseruduk kereta api Argo Parahyangan di Kampung Gorowong, Desa Warung Bambu, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Senin (26/8/2019). Sebelum ditabrak kereta api, bus yang membawa karyawan mogok di tengah rel saat melintasi pintu rel Kampung Gerowong.

Tidak ada korban jiwa, karena saat kejadian seluruh penumpang beserta sopir bus sempat meninggalkan bus yang berhenti di tengah lintasan rel kereta. Meski tidak ada korban namun kondisi bus hancur dan terseret sekitar 100 meter dari lokasi tabrakan.

Petugas Keamanan PT Kereta Api Indonoesia (KAI), Rosyid menuturkan, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB ketika bus Agra Mas yang tengah mengangkut karyawan melintasi pintu rel Kampung Gerowong. Saat di tengah lintasan rel tiba-tiba bus mogok, setelah sekian lama bus tak kunjung bisa diperbaiki, kereta api jurusan Jakarta- Bandung datang.



“Bunyi klakson kereta membuat panik penumpang dan kemudian berlarian keluar dari bus,” kata Rosyid. Setelah bus dalam keadaan kosong kemudian kereta langsung datang dan menabrak lalu menyeret bus tersebut.

Suara benturan antara kereta dan bus itu cukup kencang dan mengundang warga setempat berdatangan. "Untungnya bus sudah kosong hingga tidak ada korban, hanya busnya ringsek terseret kereta. Pecahan kaca,jok mobil dan potongan besi beterbangan," katanya.

Setelah menabrak bus, kereta api Argo Parahyangan berhenti tak jauh dari tempat kejadian. Para penumpang kereta harus menunggu selama hampir dua jam sebelum akhirnya kereta melanjutkan perjalanan. "Seluruh penumpang kereta tidak ada yang cedera, mereka hanya terkejut saja," katanya.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak