alexametrics

Geger! Waria di Lubuk Linggau Tewas Mengenaskan di Salon

loading...
Geger! Waria di Lubuk Linggau Tewas Mengenaskan di Salon
Seorang waria bernama Ipung (60) ditemukan tewas mengenaskan dengan kepala pecah dan luka tusuk di sekujur tubuh. Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
LUBUK LINGGAU - Seorang waria bernama Ipung (60) ditemukan tewas mengenaskan dengan kepala pecah dan luka tusuk di sekujur tubuh. Mayat Ipung ditemukan di dalam salon miliknya yang berada di Jalan Yos Sudarso No. 70 RT 11 Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuk Linggau Timur II, Jumat (23/8/2019).

Korban pertama kali ditemukan oleh panji (45) yang pada saat itu datang bersama temannya Yeni yang merupakan karyawan Salon Ipung. Keduanya datang pukul 09.00 WIB dan menunggu Korban untuk membuka salon, namun sampai dengan pukul 10.00 WIB, korban tidak kunjung membuka salonnya.

Karena sudah menunggu cukup lama akhirnya Yeni menyuruh Panji untuk membuka pintu belakang, saat itu Panji melihat pintu belakang rumah korban terbuka. Kemudian mereka masuk ke dalam rumah dan betapa terkejut saat melihat mayat korban sudah bersimbah darah.



Melihat korban sudah terbujur kaku tersebut, Panji langsung memberitahukan kejadian yang menimpah korban kepada Ketua RT 11 Kelurahan Taba Jemekeh, Muhsin dan melaporkan penemuan mayat tersebut kepada SPKT Polres Lubuk Linggau.

Kemudian petugas kepolisan dari Polres Lubuklinggau langsung mendatangi TKP dan mengevakuasi mayat korban. Berdasarkan hasil identifikasi pada tubuh korban didapati kepala korban pecah dan ditemukan luka tusuk di bagian perut. Selain itu juga ditemukan batu yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi korban.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono melalui Kapolsek Lubuklinggau Timur AKP Diaz Oktora saat membenarkan adanya penemuan korban pembunuhan. " Kita masih melakukan penyelidikan," pungkasnya.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak