alexametrics

Ratusan Imigran di Medan Minta Dipulangkan ke Negara Tujuan

loading...
Ratusan Imigran di Medan Minta Dipulangkan ke Negara Tujuan
300-an imigran dari tujuh negara berunjuk rasa di depan Gedung CIMB Niaga, Jalan Listrik, Medan, Sumut, Kamis (22/8/2019). Foto/Andi Yusri
A+ A-
MEDAN - Sedikitnya 300-an Imigran dari tujuh negara berunjuk rasa di depan Gedung CIMB Niaga, Jalan Listrik, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (22/8/2019). Mereka meminta segera dipulangkan ke negara tujuan karena sudah terlalu lama menjadi pengungsi.

Mereka berharap bertemu dengan perwakilan The UN Refugee Agency (UNHCR) maupun perwakilan International Organization for Migration (IOM) yang berkantor di Gedung tersebut. Salah seorang Pengungsi asal Somalia, Sharmarke mengatakan, tidak kurang dari 50 imigran yang ada di Medan saat ini merupakan perempuan berstatus sebagai pengungsi tunggal, tanpa suami atau keluarga.

Menurutnya, posisi mereka juga dalam bahaya, sehingga UNHCR sudah sepatutnya bertindak dengan segera. "Kami berterima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang sudah banyak membantu. Tetapi kami ingin perubahan. UNHCR harus melakukan sesuatu terhadap nasib kami. Tak mungkin terus menjadi Pengungsi," jelas Sharmarke.



Salah seorang Imigran lainnya asal Iran, Farhat menuturkan mereka merupakan perwakilan dari Imigran yang berasal dari Iran, Myanmar, Pakistan, Sudan, Somalia, Palestina dan Afganistan. "Kami ingin segera dikirim ke negara tujuan. Kami sudah terlalu lama di sini (Medan). Ada yang 4 tahun hingga 8 tahun. Di sini kami tidak bisa bekerja. Kami berhak mendapat kesempatan lebih baik," ungkapnya.

Dikatakan Farhat, mereka berharap mendapat kesempatan segera untuk dikirim ke negara resettlement atau penempatan. Baik itu Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat maupun negara lainnya. Aksi demonstrasi itu tidak mendapat tanggapan seperti yang mereka harapkan, baik perwakilan UNHCR maupun IOM belum ada yang menemui mereka.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak