alexametrics

Bakar Lahan, Juru Parkir Ditangkap Kasatpol PP Kobar

loading...
Bakar Lahan, Juru Parkir Ditangkap Kasatpol PP Kobar
Kebakaran lahan yang menyebabkan kabut asap dan kerusakan lingkungan. Foto/SINDOnews/Dok
A+ A-
KOTAWARINGIN BARAT - Seorang juru parkir (jukir) diamankan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatol PP) dan Damkar Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah karena tertangkap tangan sedang membakar lahan.

Jukir berinisial S yang bertugas di RSUD Sulatan Imanuddin Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng itu ditangkap Selasa, 20 Agustus 2019 sekitar pukul 18.00.

Warga Kelurahan Madurejo yang tepergok sedang membakar lahannya di sekitar Pialun, Kelurahan Mendawai, Kecamatan Arut Selatan tersebut ditangkap langsung oleh Kasatpol PP Kobar, Majerum Purni .



Manjerum menuturkan, penangkapan berawal saat dirinya pergi ke kebun di Karang Anyar untuk meninjau pembuatan pondok yang dilakukan oleh tukang bangunan sekitar pukul 16.00 WIB.

Kemudian sekitar pukul 16.30 WIB ada warga yang berteriak bahwa muncul api di lahan warga. "Apinya lumayan besar, saya datangi ada satu orang pakai baju juru parkir sudah mau kabur, kemudian kami amankan," ujar Majerum, Selasa malam, 20 Agustus 2019.

Setelah diamankan, pelaku yang diketahui berinisial S (67) mengakui telah membakar lahan miliknya di perbatasan dengan lahan milik orang lain. Namun, karena angin cukup kencang, api dengan cepat menjalar ke lahan milik orang lain yang berada di sebelahnya dan meluas ke mana mana.

"Saya tanya siapa yang membakar lahan ini, tidak ada orang lain lagi di sini selain sampean, akhirnya dia mengaku, awalnya dia membakar apinya kecil saja, dia membakar pakai korek gas, cuma saat dicari di kantongnya sudah tidak ada," tandasnya.

Majerum menambahkan, dari pengakuan pelaku, luasan tanahnya 50 x 200 meter persegi. Hampir setiap hari pelaku terlihat lalu lalang ke kebunnya untuk membersihkan lahan.

"Sudah saya serahkan ke Polres Kobar sudah diproses, dan tadi malam juga saya dimintai keterangan sebagai saksi," pungkasnya.

Pantauan di sejumlah wilayah terutama di daerah Karang Anyar, Bamban dan sebagian kota Pangkalan Bun, kondisinya masih diselimuti kabut adap imbas dari kebakaran lahan tersebut.
(shf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak