alexametrics

Banten Kembali Diguncang Gempa 4,2 Skala Richter

loading...
Banten Kembali Diguncang Gempa 4,2 Skala Richter
Gempa bumi berkekuatan 4,2 Skala Richter dilaporkan mengguncang Wilayah Bayah, Banten dan sekitarnya Sabtu, (17/8/2019), sekitar pukul 12.18.27 WIB. Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
SERANG - Gempa bumi berkekuatan 4,2 Skala Richter dilaporkan mengguncang Wilayah Bayah, Banten dan sekitarnya Sabtu, (17/8/2019), sekitar pukul 12.18.27 WIB.Analisis Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa gempa bumi berkekuatan 4,2 SR tersebut berpusat gempa bumi pada koordinat 7.36 Lintang Selatan - 106.12 Bujur Timur. Dengan hiposentrum berada di laut pada jarak 49 kilometer Barat Daya Bayah, Banten dengan kedalaman 22 kilometer.

Kepala BMKG Wilayah II Tangerang Hendro Nugroho mengatakan, ditinjau dari lokasi epicenter dan kedalaman hiposenternya tampak bahwa gempa bumi yang terjadi merupakan gempabumi dangkal akibat aktivitas gempa intraplate Lempeng Eurasia.


"Dampak gempabumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di wilayah Bayah, Cikotok, Sawarna dan Panggarangan dengan Skala Intensitas III MMI, Di Cimandiri dengan Skala Intensitas II MMI. Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut," kata Hendro.



Menurut dia, hingga laporan ini dibuat pukul 12.50 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

"Kepada Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan terus mengikuti informasi dari BMKG, karena BMKG akan terus memantau perkembangan gempa bumi tersebut.Pastikan informasi resmi Gempabumi dengan Skala Magnitudo kurang dari 5 (lima) hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui website (http://balai2.bmkg.go.id/)," tandasnya.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak