alexametrics

Jaksa Geledah Ruang Kerja dan Segel Rumah Ketua DPRD Ketapang

loading...
Jaksa Geledah Ruang Kerja dan Segel Rumah Ketua DPRD Ketapang
Tim Satuan Khusus Pemberantas Korupsi Kejaksaan Negeri (Kejari) Ketapang melakukan penggeledahan ruang kerja dan menyegel rumah dinas Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ketapang, Hadi Mulyono Upas, Rabu (14/8/2019) sore. iNews TV/Gusti Eddy
A+ A-
KETAPANG - Tim Satuan Khusus Pemberantas Korupsi Kejaksaan Negeri (Kejari) Ketapang melakukan penggeledahan ruang kerja Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ketapang, Hadi Mulyono Upas, Rabu (14/8/2019) sore.

Penggeledahan dilaksanakan pasca ditetapkannya Hadi Mulyono Upas sebagai tersangka kasus gratitifikasi dan penyalahgunaan wewenang terhadap aspirasi atau pokok pikirannya tahun anggaran 2017 dan 2018 di beberapa SKPD.

Dalam penggeledahan, Kejaksaan menurunkan tim berjumlah sekitar 10 orang yang dipimpin langsung Ketua Tim Penyidik, Monita. Berbagai dokumen penting dan sejumlah barang elektronik di ruang kerja Ketua DPRD diamankan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.



Selain ruang kerja Ketua DPRD, Tim dari Kejaksaan juga berencana menggeledah rumah dinas Jabatan Hadi Upas di Jalan Hos Cokro Aminoto, Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang.

Kasi Intel Kejaksaan Ketapang, Agus Supriyanto mengatakan penggeledahan yang dilakukan pihaknya sebagai upaya untuk memperkuat bukti yang dikumpulkan pasca ditetapkannya Ketua DPRD Ketapang sebagai tersangka. "Selain menggeledah ruangan kerjanya di Kantor DPRD, kita juga akan geledah rumah dinas jabatannya," katanya, Rabu (14/8 /2019).

Agus menyebutkan, untuk di kantor DPRD Ketapang pihaknya hanya fokus menggeledah ruangan Ketua DPRD. Hasilnya terdapat beberapa bukti pendukung terkait dengan pokok pikiran atau dokumen hasil resesnya. "Dari hasil penggeledahan ditemukan beberapa bukti pendukung terkait dengan pokok pikiran atau dokumen hasil resesnya," jelasnya.

Dari pantauan di lapangan, untuk rumah dinas jabatan Ketua DPRD Ketapang dilakukan penyegelan oleh Kejaksaan, lantaran saat itu tidak ada satu pun penghuni rumah berada ditempat. Selanjutnya, penggeledahan akan dilanjutkan hingga yang bersangkutan atau penghuni rumah berada di tempat.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak