alexametrics

Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Waspadai DBD

loading...
Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Waspadai DBD
Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru hingga memasuki pekan ke-32 tahun 2019 atau pekan pertama Agustus mencatat jumlah penderita DBD sudah mencapai 315 kasus.
A+ A-
PEKANBARU - Kesehatan warga Kota Pekanbaru menjadi perhatian penting. Meski Kota Pekanbaru masih diselimuti persoalan asap yang dapat memicu penyakit infeksi saluran pernapasan, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru tetap menangani penyakit lain yang juga harus diwaspadai yakni
Demam Berdarah Dengue (DBD).

Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru hingga pekan ke-32 tahun 2019 atau pekan pertama Agustus mencatat jumlah penderita DBD sudah mencapai 315 kasus.

Untuk penderita tertinggi tercatat di Kecamatan Payung Sekaki sebanyak 59 kasus disusul Kecamatan Tampan 55 kasus dan Sukajadi 41 kasus. Selanjutnya Marpoyan Damai 35 kasus, Tenayan Raya 29 kasus, Bukit Raya 25 kasus, Senapelan 16 kasus, Rumbai 15 kasus. Kemudian Rumbai Pesisir dan Lima Puluh masing-masing 12 kasus, Sail 11 kasus dan Kecamatan Pekanbaru Kota 5 kasus.



"Total sudah tercatat sebanyak 315 kasus DBD hingga pekan ke-32 tahun 2019," terang Plt Kepala Diskes Pekanbaru Muhammad Amin melalui Kepala Bidang P2P Diskes Kota Pekanbaru Maisel Fidayesi, Selasa (13/8/2019).

Meminimalisir meningkatnya penderita demam berdarah, Maisel mengimbau sekaligus mengajak masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan menjaga kebersihan rumah dan lingkungan tempat tinggal.

"Caranya dengan menerapkan 3M plus di antaranya menguras, membuang dan mengubur benda-benda bekas yang dapat menampung air. Karena akan menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab demam berdarah," ungkap Maisel.

Dijelaskan Meisel, jentik nyamuk aedes aegypti akan mudah berkembang biak di lingkungan yang kotor dan banyak genangan air. Itulah salah satu alasan warga diajak berperilaku hidup bersih dan sehat.

"Dengan berperilaku hidup bersih dan sehat, maka lingkungan akan menjadi sehat, rumahnya sehat dan orangnya pun sehat," harap Maisel. (kominfo5/Rd2).
(alf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak