alexametrics

1 Pelaku Pembunuhan Gadis Tegal yang Hilang Sempat Lihat Olah TKP Polisi

loading...
1 Pelaku Pembunuhan Gadis Tegal yang Hilang Sempat Lihat Olah TKP Polisi
Salah satu dari lima pelaku pembunuhan terhadap Nurkhikmah (16) gadis asal Desa Cerih, Jatinegara, Tegal, Jawa Tengah sempat menyaksikan proses olah TKP kasus penemuan mayat dalam karung yang digelar Satreskrim Polres Tegal. Foto Ist
A+ A-
TEGAL - Salah satu dari lima pelaku pembunuhan terhadap Nurkhikmah (16) gadis asal Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah ternyata sempat menyaksikan proses olah kejadian perkara (TKP) kasus penemuan mayat dalam karung yang digelar Satreskrim Polres Tegal.

Informasi yang beredar di media sosial, pelaku saat itu mengenakan kerudung hitam dan baju biru tertangkap kamera sedang menyaksikan proses olah TKP yang digelar setelah penemuan mayat dalam karung pada Jumat (9/8/2019) lalu. (Baca : Hilang 5 Bulan, Gadis asal Tegal Ternyata Dibunuh 5 Temannya)

Foto terduga pelaku itu di-share di media sosial Facebook dan langsung mendapat komentar ribuan netizen. Hampir semua netizen mengecam terduga pelaku yang tega menghabisi nyawa temannya sendiri.



Saat ini, pelaku sudah ditangkap bersama empat pelaku lainnya. Mereka masing-masing berinisial AM (20), MP (18), SA (24), NL (18), dan AI (15). Dua di antaranya perempuan yakni, NL dan AI. Mereka tidak lain teman dekat korban Nukhikmah (16) yang sebelumnya dilaporkan hilang lima bulan lalu.

Belakangan diketahui, Nurkhikmah sudah menjadi mayat dan tinggal tulang belulang setelah jasadnya ditemukan warga di bekas bengkel las samping rumah kosong Desa Cerih.

Kasatreskrim Polres Tegal, AKP Bambang Purnomo mengatakan, dari hasil pemeriksaan dan keterangan para pelaku motif pembunuhan terhadap korban karena para pelaku sakit hati dengan omongan korban.

“Sebelum pembunuhan terjadi, para pelaku dan korban sempat terlibat cekcok. Para pelaku ini sakit hati dengan omongan korban hingga terjadi pembunuhan,” kata Bambang kepada awak media di Mapolres Tegal, Selasa (13/8/2019).

Namun, Bambang belum menjelaskan detail omongan korban yang memicu pelaku menghabisi nyawanya. “Masih kami dalami. Yang jelas para pelaku ini merasa sakit hati kepada korban,” ucapnya.

Peristiwa pembunuhan itu bermula ketika korban dan lima terduga pelaku berwisata di objek wisata Praba Lintang, Pulosari, Pemalang. Di lokasi tersebut, salah satu pelaku mengajak korban minum minuman keras (miras).

Pesta miras kemudian berlanjut ke sebuah rumah kosong di Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara. Di lokasi itu, korban sempat disetubuhi pelaku AM. Setelah itu, pelaku AM dibantu empat temannya mencekik leher korban hingga tewas.

“Setelah korban meninggal, jasadnya lalu dimasukkan ke dalam karung plastik (waring) dan diikat dengan tali raffia. Setelah itu, mayat korban dibuang di bangunan bekas bengkel las samping rumah kosong,” tandasnya.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak