alexametrics

OJK Sulawesi Tengah Serahkan 120 Bilik untuk Korban Gempa Kota Palu

loading...
OJK Sulawesi Tengah Serahkan 120 Bilik untuk Korban Gempa Kota Palu
Wali Kota Palu menerima secara simbolis bantuan 120 bilik Huntara yang diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan OJK Sulawesi Tengah Selasa, (13/8/2019).
A+ A-
KOTA PALU - Wali Kota Palu, Hidayat, menerima secara simbolis bantuan 120 bilik Hunian Sementara (Huntara) yang diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan OJK Sulawesi Tengah Selasa, (13/8/2019).

Huntara yang berlokasi di Lapangan Golf kelurahan Talise tersebut merupakan lokasi ketiga setelah Kelurahan Mamboro dan Layana. Secara keseluruhan bantuan Huntara yang diberikan telah berjumlah 312 bilik.

Kepala Perwakilan OJK Sulteng, Gamal Abdul Kahar dalam sambutannya berharap Huntara yang dibangun dapat meringankan beban korban bencana Gempa, Tsunami dan Likuifaksi di Kota Palu serta dapat memperbaiki kualitas kehidupan masyarakat pascabencana.



Sementara itu, Wali Kota Palu menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas nama Pemerintah dan masyarakat kepada OJK Sulawesi Tengah beserta mitranya yang betul-betul peduli dengan musibah yang menimpa masyarakat Kota Palu.

"Bencana kemarin sungguh sangat mengagetkan kita semua," ungkap Wali kota.

Wali kota Palu menyatakan hanya doa yang diharapkan dari masyarakat, semoga ada lagi orang-orang dermawan yang mau membantu korban yang terdampak parah bencana tanggal 28 September 2018 silam.

"Kita harus tabah, sabar dan jangan saling menyalahkan. Supaya kita semua mampu menghadapi musibah ini dan dapat bersama-sama memulihkan kota Palu," lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut hadir pula beberapa Pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kota Palu, seperti Kadis Perhubungan Kota Palu, Kadiskominfo Palu, Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palu, serta pejabat lainnya.
(alf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak