alexametrics

Ini Trik Tim Gabungan untuk Kurangi Area yang Terbakar di TNGC

loading...
Ini Trik Tim Gabungan untuk Kurangi Area yang Terbakar di TNGC
Tim dari MPGC saat melakukan pemadaman api dengan memotong jalur kebakaran. Foto/Istimewa
A+ A-
MAJALENGKA - Mitra Pendakian Gunung Ciremai (MPGC) Apuy menggunakan berbagai cara untuk memadamkan kobaran api. Salah satu cara menghentikan kobaran api dilakukan dengan memotong jalan api.

Berbekal perlangkapan pertanian, anggota MPGC naik ke puncak, untuk menghentikan laju api. "Kami 20 orang naik tadi malam dari jalur Sadarahe. Alhamdulillah, api sudah bisa disekat," kata ketua MPGC Masyarakat Peduli Api (MPA) Bagong , Ronny Setyiadi kepada SINDONews, Jumat (9/8/2019).

Dengan berbekal alat-alat tradisional, mereka dipaksa bekerja lebih keras lagi. Sebab, tidak jarang lahan yang mereka jadikan tempat untuk menyekat bukan jenis tanah, melainkan cadas. Kondisi itu semakin sulit mengingat aksi mereka dilakukan pada malam hari saat cuaca dingin.



"Kami lakukan dengan cara bikin parit dengan lebar paling kecil empat meter. Alat yang digunakan Belencong, karena banyak akar-akar. Yang lumayan bikin repot itu pas bagian cadas," jelasnya.

Kerja keras yang mereka lakukan akhirnya berbuah hasil. Kini, pergerakan api mulai bisa dihambat, lantaran jalur terhalang parit yang dibuat anggota MPGC. Harapan untuk segera memadamkan kobaran api semakin besar mengingat siang ini penanganan kebakaran dengan menggunakan water booming.

"Kami turun lagi dan sampai di bawah pukul 10.00 WIB. Kabarnya hari ini (oemaaman api) Water Booming segera dilalukan,"sebutnya.

Terpisah, Camat Argapura Haryono mengatakan, saat ini titik api mulai berkurang. Hasil itu setelah tim bahu-membahu menangani kobaran api. "Titik api sudah mulai berkurang di wilayah (Kecamatan) Argapura karena beberapa personel TNI, Polri, BPBD, dan warga sekuat tenaga berupaya mengurangi penyebaran api, terutama di wilayah hutan yang masih hijau," jelasnya.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak