alexametrics

Rem Blong, Truk Molen Terguling, Sopir Terjepit di Kabin

loading...
Rem Blong, Truk Molen Terguling, Sopir Terjepit di Kabin
Akibat mengalami rem blong, truk pengaduk beton atau molen terguling di pertigaan arah pintu keluar Tol Undip Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (9/8/2019) pagi. Foto/Ahmad Antoni
A+ A-
SEMARANG - Akibat mengalami rem blong, truk pengaduk beton atau molen terguling di pertigaan arah pintu keluar Tol Undip Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (9/8/2019) pagi.

Informasi yang dihimpun SINDOnews di lokasi, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.45 itu berawal saat truk molen keluar dari arah exit tol Tembalang menuju arah Undip Tembalang. Namun, truk mengalami blong hingga terguling dan berhenti di depan sebuah supermarket setelah menabrak pagar pembatas dari beton.

“Kejadiannya begitu cepat, tahu-tahu truk bablas hingga nabrak pembatas. Untungnya di depannya (dua lajur jalan) tak ada kendaraan yang melintas,” ungkap Joko, warga Tembalang Semarang.



Dalam insiden tersebut, seorang sopir terjepit di kabin truk, sehingga harus hati-hati saat melakukan evakuasi. Tim Basarnas Jateng yang dibantu BPBD Kota Semarang, Jasa Marga dan sejumlah relawan butuh waktu sekitar satu jam untuk mengeluarkan sopir tersebut.

“Kita dapat info laka di exit tol Undip (Tembalang) sekitar jam 5.30 WIB. Setelah kita datang ternyata korban masih selamat. Korban masih terjepit di bagian kedua kakinya. Untuk tangan dan badannya alhamdulillah terbebas,” ungkap Danru Basarnas Jateng Nurman M.

Dia mengakui sempat mengalami kendala untuk mengevakuasi sopir karena terkendala beratnya truk molen untuk ditarik. “Truk molen masih bermuatan sehingga bebannya berat, kita tidak bisa menarik secara drastis. Kita gunakan alat untuk menahan beban dan spider untuk membukanya dan Alhamdulillah sekitar 1 jam kemudian korban bisa dikeluarkan,” ungkapnya.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak