alexametrics

Gubernur Banten Terima Kunjungan PLN Unit Induk Distribusi Banten

loading...
Gubernur Banten Terima Kunjungan PLN Unit Induk Distribusi Banten
Gubernur menerima jajaran PLN Unit Induk (UID) Distribusi Banten yang dipimpin General Manajer Doddy Pangaribuan di Rumah Dinas Gubernur, Selasa (6/8/2019).
A+ A-
SERANG - Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) meminta pasokan listrik untuk Provinsi Banten harus memadai. Listrik berperan penting dalam kemajuan wilayah di Provinsi Banten. Hal ini diungkapkan Gubernur saat menerima jajaran PLN Unit Induk (UID) Distribusi Banten yang dipimpin General Manajer Doddy Pangaribuan di Rumah Dinas Gubernur Banten Jl A Yani No. 161A Kota Serang, Selasa (6/8/2019).

“Banten itu sedang menuju perubahan, untuk menjadi Provinsi yang maju. Ada listrik, ada pedestrian, trotoarisasi dan air. Harus kita pikirkan pasokan listrik yang terus memadai, karena perkembangan teknologi harus menggunakan listrik, bahkan pasokan listrik Banten masih kelebihan, bisa untuk bantu pasokan ke daerah lain" ungkap Gubernur WH.

Sementara itu GM PLN UID Banten Doddy Pangaribuan dalam kunjungan itu menyampaikan permohonan maaf menyusul terjadinya mandeknya aliran listrik pada akhir pekan kemarin. Dalam kunjungannya, GM UID Banten menjelaskan penyebab terjadinya pemberhentian aliran listrik yang disebabkan karena gangguan pada SUTET Ungaran Pemalang.



“Kita bermaksud menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Banten melalui Gubernur Provinsi Banten atas ketidaknyamannya pascapenghentian aliran listrik sementara dan proses recovery yang berlangsung dua hari kemarin karena gangguan pada SUTET Ungaran Pemalang pada hari Minggu,” jelasnya.

GM UID Banten juga membahas perihal sinergi PLN dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam mewujudkan Program Listrik Desa agar mewujudkan Banten Terang serta Program PLN lainnya yang bertujuan membangun wilayah Provinsi Banten.
(alf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak