Tangis Ayah Bayi Korban Penganiayaan Daycare Depok, Minta Bareskrim Berikan Atensi
Kamis, 01 Agustus 2024 - 16:51 WIB
loading...
Arief (38) tak mampu membendung air mata saat menceritakan penganiayaan yang dialami anaknya di Daycare Wensen School kawasan Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok. Foto/SINDOnews/Riana Rizkia
A
A
A
JAKARTA - Arief (38) tak mampu membendung air mata saat menceritakan penganiayaan yang dialami anaknya di Daycare Wensen School kawasan Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok. Awalnya, Arief menjelaskan dia sengaja menyambangi Mabes Polri untuk membuat pengaduan masyarakat (dumas) terkait kasus penganiayaan anaknya yang masih berumur delapan bulan.
"Jadi tanggal 30 (Juli) kemarin saya melihat videonya viral di media. Itu ada dua anak yang sedang dianiaya oleh pemilik dari daycare, yang merupakan seorang influencer parenting, yang ternyata itu adalah anak saya, dia masih 8 bulan," ujarnya di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (1/8/2024).
Baca juga: Daycare di Depok Tutup usai MI Ditetapkan Tersangka Penganiayaan Anak
Sambil menjelaskan, sesekali Arief menarik nafas dalam tak kuasa membayangkan kejadian saat sang anak yang dikasihi menjadi korban penganiayaan.
Arief mengungkap sang anak yang bahkan belum bisa berjalan itu mengalami sejumlah kekerasan seperti diinjak kakinya, hingga kepala yang ditekan dan menyebabkan kuping bayi delapan bulan itu berdarah.
"Jadi tanggal 30 (Juli) kemarin saya melihat videonya viral di media. Itu ada dua anak yang sedang dianiaya oleh pemilik dari daycare, yang merupakan seorang influencer parenting, yang ternyata itu adalah anak saya, dia masih 8 bulan," ujarnya di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (1/8/2024).
Baca juga: Daycare di Depok Tutup usai MI Ditetapkan Tersangka Penganiayaan Anak
Sambil menjelaskan, sesekali Arief menarik nafas dalam tak kuasa membayangkan kejadian saat sang anak yang dikasihi menjadi korban penganiayaan.
Arief mengungkap sang anak yang bahkan belum bisa berjalan itu mengalami sejumlah kekerasan seperti diinjak kakinya, hingga kepala yang ditekan dan menyebabkan kuping bayi delapan bulan itu berdarah.
Lihat Juga :