alexametrics

Gempa 7,4 SR, Warga 3 Kabupaten di Provinsi Banten Mengungsi

loading...
Gempa 7,4 SR, Warga 3 Kabupaten di Provinsi Banten Mengungsi
Warga Wanasalam mulai mengungsi ke shelter tsunami milik BPBD Lebak, Banten, Jumat (2/8/2019) malam. Foto/Istimewa
A+ A-
SERANG - Warga Lebak, Pandeglang dan Serang berhamburan keluar rumah saat merasakan guncangan gempa 7,4 Skala Richter (SR), Jumat (2/8/2019) pukul 19.03 WIB. Tidak hanya itu, warga disepanjang pantai juga mulai mengungsi ketempat aman.

Dari informasi yang dihimpun SINDOnews, warga yang mengungsi di Kabupaten Pandeglang yakni Kecamatan Sumur, Panimbang, Labuan, dan Carita; di Kabupaten Lebak, Kecamatan Bayah dan Malingping.

Sedangkan untuk wilayah Kabupaten Serang warga yang mengungsi yakni Kecamatan Cinangka dan Anyer.
Gempa 7,4 SR, Warga 3 Kabupaten di Provinsi Banten Mengungsi

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menyatakan telah menyiagakan sejumlah Mapolsek yang ada di dekat pantai untuk mengimbau masyarakat naik ke dataran tinggi.



"Rumah-rumah yang ditinggal kami awasi dengan patroli. Patroli sekala besar dari polres Pandeglang dan Brimob Polda Banten sebanyak 200 personel sudah berangkat ke arah Kecamatan Sumur, Pandeglang. Sedangkan 50 personel patroli dari polres Lebak sudah berangkat menyusuri pantai," katanya. (Baca juga: Khawatir Tsunami, Warga Pantai Binuangeun Lebak Lari ke Shelter)

Hikmat warga Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang mengatakan keluarganya sudah mengungsi. "Kami semua panik, dan sekarang sudah mengungsi ketempat aman," katanya.

Yogi, warga Labuan, Pandeglang juga mengatakan bahwa di jalanan warga sudah mulai mengungsi dari arah Labuan menuju ke Caringin.

Hal serupa juga terjadi di daerah Panimbang. Sejumlah warga berhamburan keluar rumah untuk mengungsi ke daerah yang Lebih tinggi. "Kami mencari daerah yang lebih tinggi," ungkap warga setempat, Seli. (Baca juga: Gempa 7,4 SR Guncang Sumur Banten Terasa Kuat hingga di Jakarta)

Diketahui, pusat gempa terjadi di 147 Barat Daya, Sumur-Pandeglang dengan kedalaman 10 kilometer di dalam laut.

Berdasarkan informasi dari BMKG, status wilayah Pandeglang kini menjadi siaga. Karena gempa yang terjadi akan berpotensi tsunami.

"Kepada masyarakat di wilayah dengan status "SIAGA" diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk melakukan evakuasi. Kepada masyarakat di wilayah dengan status "WASPADA" diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk menjauhi pantai dan tepian sungai," kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono.

Gempa ini berpotensi tsunami dengan peringatan dini untuk wilayah:

1. Pandeglang Bagian Selatan dengan status ancaman SIAGA (ketinggian maksimal 3,0 meter).

2. Pandeglang Pulau Panaitan dengan status ancaman SIAGA (ketinggian maksimal 3,0 meter).

3. Lampung-Barat Pesisir-Selatan dengan status ancaman SIAGA (ketinggian maksimal 3,0 meter).

4. Pandeglang Bagian Utara dengan status ancaman WASPADA (ketinggian maksimal 0,5 meter).

5. Lebak dengan status ancaman WASPADA (ketinggian maksimal 0,5 meter).
(shf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak