Doktor Pemerintahan, Anwar Hafid Ahlinya Buat Pembangunan Desa Lebih Satset
Sabtu, 27 Juli 2024 - 23:12 WIB
loading...
Cagub Sulteng Anwar Hafid memiliki latar belakang keilmuan pemerintahan yang paten karena berhasil meraih gelar doktoral spesialis Ilmu Pemerintahan. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
PALU - Calon gubernur (cagub) Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid memiliki latar belakang keilmuan pemerintahan yang paten karena berhasil meraih gelar doktoral spesialis Ilmu Pemerintahan. Dengan keilmuan dan pengalaman dari desa, Anwar Hafid mampu membuat pembangunan desa bisa lebih satset, cepat berkembang maju.
"Pak Anwar ini kan doktor Ilmu Pemerintahan. Beliau ideal karena beliau belajar pengetahuan di Ilmu Pemerintahan," kata Pengamat Politik Universitas Tadulako, Irwan Waris, Sabtu (27/7/2024). Baca juga: Punya Segudang Prestasi, saatnya Anwar Hafid Jadi Eksekutor Atasi Masalah Sulteng
Anwar Hafid mendapat gelar Doktor dari Sekolah Pascasarjana Institut Pemerintahan Dalam Negeri ( IPDN ) pada 2023 lalu. Judul disertasi yang ditulisnya yakni 'Penerapan Nilai-Nilai Religius dan Kearifan Lokal dalam Kepemimpinan Pemerintahan di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah’.
Secara singkat, disertasinya ini merujuk kepada pembangunan daerah yang berlandaskan nilai sifat Nabi Muhammad SAW yakni siddiq, amanah, tabligh, dan fathonnah. Ia mengambil contoh kasus pada masa kepemimpinannya di Morowali.
Semua nilai agama Islam itu kemudian dibalut dalam konsep kepemimpinan berjamaah. Anwar Hafid mengatakan, konsep yang ia tulis di dalam disertasinya ini menawarkan kolaborasi antara pemerintah dan rakyat.
"Pak Anwar ini kan doktor Ilmu Pemerintahan. Beliau ideal karena beliau belajar pengetahuan di Ilmu Pemerintahan," kata Pengamat Politik Universitas Tadulako, Irwan Waris, Sabtu (27/7/2024). Baca juga: Punya Segudang Prestasi, saatnya Anwar Hafid Jadi Eksekutor Atasi Masalah Sulteng
Anwar Hafid mendapat gelar Doktor dari Sekolah Pascasarjana Institut Pemerintahan Dalam Negeri ( IPDN ) pada 2023 lalu. Judul disertasi yang ditulisnya yakni 'Penerapan Nilai-Nilai Religius dan Kearifan Lokal dalam Kepemimpinan Pemerintahan di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah’.
Secara singkat, disertasinya ini merujuk kepada pembangunan daerah yang berlandaskan nilai sifat Nabi Muhammad SAW yakni siddiq, amanah, tabligh, dan fathonnah. Ia mengambil contoh kasus pada masa kepemimpinannya di Morowali.
Semua nilai agama Islam itu kemudian dibalut dalam konsep kepemimpinan berjamaah. Anwar Hafid mengatakan, konsep yang ia tulis di dalam disertasinya ini menawarkan kolaborasi antara pemerintah dan rakyat.
Lihat Juga :