alexametrics

Warga Lembang Tak Rasakan Getaran saat Erupsi Tangkuban Parahu

loading...
Warga Lembang Tak Rasakan Getaran saat Erupsi Tangkuban Parahu
Kepulan asap dari erupsi Gunung Tangkuban Parahu yang terlihat dari Parongpong. Foto/Istimewa
A+ A-
BANDUNG BARAT - Warga Lembang, Kabupaten Bandung Barat, tidak merasakan getaran apa pun saat Gunung Tangkuban Parahu mengalami erupsi, Jumat (26/7/2019). Walaupun kolom abu setinggi 200 meter cukup tebal, warga Lembang masih tetap tenang.

Seorang warga Lembang, Thio (53) mengatakan, tidak merasakan apa-apa saat erupsi terjadi. Bahkan karena tidak terdengar suara gemuruh atau getaran, maka dirinya tetap tidak beranjak dari rumah.

Dia baru tahu Gunung Tangkuban Parahu Erupsi saat melihat berita di televisi. "Ngga ada getaran atau terdengar suara gemuruh. Makanya saya tadi tidak panik," ucapnya, Jumat (26/7/2019) malam.



Setelah mengetahui ada erupsi di televisi, dia lalu memantau ke luar rumah dan melihat ke arah Gunung Tangkubanparahu. Memang terlihat kepulan asap tinggi, namun warga tetap tenang. Bahkan arus lalu lintas di depan rumahnya yang berjarak sekitar 7 km dari Kawah Ratu tetap lancar atau tidak timbul kemacetan.

Hal itu yang membuatnya tetap tenang dan tidak terburu-buru mengevakuasi keluarganya. "Kalau panik kan pasti lalu lintas juga macet, ini tidak. Saya lihat warga juga tetap tenang," sambungnya.

Sementara itu Kapolres Subang, AKBP Muhammad Joni menyebutkan, kondisi saat ini situasi aman dan terkendali. Tidak ada korban jiwa dari erupsi ini karena semua wisatawan yang berada di Kawah Ratu langsung dievakuasi sesaat setelah terjadi erupsi.

Namun, ada tiga orang yang sempat terkena abu erupsi dan matanya perih, lalu dievakuasi ke RS Sespim Polri. "Jarak aman radius 5 km dari kawah ratu, dan saat ini tidak ada tanda akan ada gempa vulkanik. Kami juga meminta kepada warga untuk tidak termakan hoax dan informasi di media sosial," ucapnya saat ditemui di Pos Pengamatan Gunung Api Tangkubanparahu yang berjarak 2,3 km dari Kawah Ratu.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak