Korban Pemerasan Pegawai KPK Gadungan Ternyata Pejabat Disdik Kabupaten Bogor

Jum'at, 26 Juli 2024 - 14:25 WIB
loading...
Korban Pemerasan Pegawai...
Barang bukti mobil Porsche B 1556 XD dan Alpard dengan nomor polisi F 1398 CE diduga hasil pemerasan pegawai KPK gadungan, Yusuf Sulaeman berada di Mako Polres Bogor, Jumat (26/7/2024). FOTO/MPI/PUTRA RAMADHANI
A A A
JAKARTA - Pegawai Pemerintah Kabupaten Bogor yang diduga menjadi korban pemerasan pegawai KPK gadungan , Yusuf Sulaeman, akhirnya terkuak. Mereka aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.

"Dinas Pendidikan," kata Kadiskominfo Kabupaten Bogor Bayu Ramawanto kepada wartawan, Jumat (26/7/2024).

Terdapat empat orang yang sedang menjalani pemeriksaan di Polres Bogor. Jabatannya yakni Kepala Bidang, Kepala Seksi, staf, dan pelaksana.

Baca juga: Duit Rp300 Juta dan Mobil Porsche Disita dari Pegawai KPK Gadungan

"Kami menunggu dan akan berkoordinasi dengan Polres Bogor untuk mengikuti perkembangannya. Kalau perlu ada pendampingan hukum berkaitan dengan ASN tersebut, kita akan berikan," katanya.

Namun, pihaknya belum mengetahui secara pasti kasus yang menjadi bahan dugaan pemerasan oleh Yusuf Sulaeman kepada keempat ASN tersebut.

"Kita belum tahu, makanya dari Polres Bogor masih mendalami. Statusnya 4 orang sementara ini masih dimintai keterangan oleh aparat penegak hukum, bisa disebut mungkin saksi. Nanti apakah statusnya berlanjut seperti apa, ada tahapannya," ungkapnya.

Yang pasti, pihaknya tetap melakukan pendampingan hukum kepada keempat korban ASN yang diduga menjadi korban dalam kasus dugaan pemerasan ini.

"Pemda tetap melakukan pendampingan hukum bagi saksi-saksi atau ASN yang masih diamankan," pungkasnya.

Baca juga: Polisi Periksa Pegawai KPK Gadungan yang Peras Pejabat Pemkab Bogor

Sebelumnya, Polres Bogor telah menerima pelimpahan kasus dugaan pemerasan oleh pegawai KPK gadungan Yusuf Sulaeman kepada pejabat di Pemkab Bogor. Pelaku masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh tim penyidik.

"Sudah, lagi diperiksa," kata Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro dikonfirmasi, Jumat (26/7/2024).

Tak hanya Yusuf, korban pemerasan yang merupakan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor juga turut diperiksa polisi.

"Tersangka dan korban semua dibawa," jelasnya.

Nantinya, hasil dari pemeriksaan terhadap pelaku akan dijelaskan lebih lanjut melalui konfrensi pers yang akan digelar oleh Polres Bogor.

"Nanti kita release," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Silmy Karim, Bukti-bukti Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi Didalami
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
Rekomendasi
Polri Tangkap Buronan...
Polri Tangkap Buronan Kasus Online Scam Paling Dicari Asal China
Sjafrie-AHY Sinkronkan...
Sjafrie-AHY Sinkronkan Pengamanan Ruang Udara hingga Pengembangan Rute Penerbangan
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Layanan, ShopeeFood Fokus Dorong Pengembangan Kompetensi Mitra Pengemudi
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 6,8...
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Pulau Tahuna Sulut
21 Titik Kantong Parkir...
21 Titik Kantong Parkir Disiapkan untuk Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta, Ini Lokasinya
Bareskrim Ungkap Peran...
Bareskrim Ungkap Peran 4 WNI dalam Sindikat Judi Online Internasional di Hayam Wuruk
Dishub DKI Siapkan Rekayasa...
Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Bundaran HI saat Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta
Rekam Jejak Taufik Hidayat,...
Rekam Jejak Taufik Hidayat, Pernah Lakukan Penganiayaan dan Kasus Penggelapan Motor
Benahi Tata Kelola MBG,...
Benahi Tata Kelola MBG, Tindakan BGN Tutup Ratusan Dapur Fiktif Diapresiasi
Infografis
Noel Terjerat Rasuah,...
Noel Terjerat Rasuah, Saatnya Bersihkan Pejabat Serakah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved