alexametrics

Kota Depok Berhasil Pertahankan Penghargaan KLA Nindya

loading...
Kota Depok Berhasil Pertahankan Penghargaan KLA Nindya
Kota Depok Berhasil Pertahankan Penghargaan KLA Nindya
A+ A-
DEPOK - Kota Depok berhasil mempertahankan penghargaan Kota Layak Anak (KLA) dengan predikat Nindya untuk tiga kali secara berturut-turut dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPA) di tahun 2019. Sebelumnya, di tahun 2017 dan 2018 Kota Depok telah meraih penghargaan dengan kategori yang sama.

“Alhamdulillah, bagi kami penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi yang baik dari pemerinta pusat. Intinya, juara bukan yang utama, tetapi bagaimana hasil yang kita peroleh sudah diupayakan secara maksimal dari semua dinas yang ada di Gugus Tugas KLA," tutur Kepala Bappeda Kota Depok, Widyati Riyandani kepada depok.go.id, usai menerima penghargaan di Ballroom Four Points by Serathon, Kota Makassar, Selasa (23/07/2019) malam.

Lebih lanjut, ucapnya, demi mempertahankan predikat yang diraih tersebut pihaknya akan terus melakukan berbagai upaya. Antara lain penguatan sinergisitas dengan seluruh Perangkat Daerah (PD) serta implementasi program KLA di kelurahan dan kecamatan.

"Yang perlu menjadi perhatian, saat ini indikator penilaian KLA lebih terukur. Untuk itu, strateginya kita harus melakukan evaluasi guna mengetahui apa saja yang masih kurang. Itulah yang nantinya akan kita sinergikan dengan seluruh dinas, sehingga tahun depan bisa mendapatkan hasil yang lebih baik," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Gugus Tugas KLA Kota Depok, Elly Farida, berkomitmen untuk terus memperkuat sinergisitas dengan berbagai PD. Terutama dalam peningkatan kualitas pelayanan dan pelaksanaan program KLA.

"Sebenarnya poin kita hanya selisih sedikit untuk meraih predikat yang lebih tinggi, tetapi kita tetap optimistis dan terus berusaha meningkatkan apa yang kita cita-citakan," ucapnya.
(atk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak