alexametrics

Berkat TMMD 105 di Klaten, Jembatan Penghubung Jimbung-Krakitan Jadi Kenyataan

loading...
Berkat TMMD 105 di Klaten, Jembatan Penghubung Jimbung-Krakitan Jadi Kenyataan
Mimpi warga miliki jembatan penghubung Jimbung dengan Krakitan, kini jadi kenyataan berkat program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Reguler 105 Kodim Klaten. Foto Ist
A+ A-
KLATEN - Mimpi warga miliki jembatan penghubung Jimbung dengan Krakitan, kini jadi kenyataan berkat program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Reguler 105 Kodim Klaten. TMMD Reguler ke 105 Tahun 2019 yang dilaksanakan di Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten telah berjalan 13 Hari, sejak dibuka oleh Ganjar Pranowo Gubernur Jateng, Selasa (23/07/2019).
Berkat TMMD 105 di Klaten, Jembatan Penghubung Jimbung-Krakitan Jadi Kenyataan

Jembatan yang dibikin Satgas TMMD ini merupakan penghubung Desa Jimbung Kalikotes dengan Desa Krakitan Bayat, yang dijadikan akses jalan oleh warga baik petani, pedagang dan anak sekolah.

Menurut Kepala Desa Jimbung Siti Sumarsih mengatakan, awalnya jembatan ini terbuat dari bambu yang sangat memprihatinkan, warga yang akan menuju Desa Krakitan dan Waduk Rowo Jombor harus berputar sejauh 3 km, karena dirasa berbahaya saat melewati jembatan bambu.
Berkat TMMD 105 di Klaten, Jembatan Penghubung Jimbung-Krakitan Jadi Kenyataan

"Banyak petani yang memilik hasil tani yang bagus namun dihargai sangat murah karena kendaraan tidak bisa masuk lokasi sawah. Karena sempitnya jalan dan kondisi jalan yang masih tanah, sehingga harus mengeluarkan anggaran untuk melangsir hasil panen ke jalan besar. Pernah terjadi anak sekolah yang lewat jembatan bambu terjatuh, karena mungkin terburu buru untuk masuk sekolah dan kalo berputar akan terlambat masuk sekolah,“ tutur Siti Sumarsih dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews, Selasa (23/7/2019).

Sekarang, kata dia, jembatan sudah dibuatkan oleh Satgas TMMD Reg 105 dan Kodim Klaten, dan hebatnya baru berjalan sekitar 10 hari jembatan sudah selesai dicor dan sekarang tinggal proses finising.



Sementara itu Dandim Klaten Letkol Inf Eko Setyawan, mengungkapkan kondisi jembatan bambu sangatlah tidak layak dan sangat berbahaya, kini pembuatan jembatan tinggal finising, dan tentunya akan dikebut oleh pasukan Satgas agar cepat selesai.

“Dengan adanya jembatan baru ini, dapat memperpendek jarak menjadi hanya 650 meter, apabila warga Jimbung akan menuju Rowo Jombor maupun Desa Krakitan, “ kata Dandim Klaten Letkol Inf Eko Setyawan.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak