alexametrics

Tak Kunjung Ditemukan, Pencarian 3 Nelayan Hilang di Perairan Belang Dihentikan

loading...
Tak Kunjung Ditemukan, Pencarian 3 Nelayan Hilang di Perairan Belang Dihentikan
Tim SAR saat melakukan pencarian selama tujuh hari sebelum kemudian pencarian dihentikan karena korban tak ditemukan. Foto/Dok SAR
A+ A-
MINAHASA TENGGARA - Usai dilakukan pencarian selang 7 hari terakhir, Basarnas Manado akhirnya menghentikan pencarian terhadap tiga nelayan yang hanyut di Perairan Belang, Minahasa Tenggara, atas nama Panura (45), Sopkia Sumihi (40) dan Reumer Pandensolang (60).Basarnas Manado sendiri sudah berupaya semaksimal mungkin melakukan pencarian terhadap ketiga warga yang tinggal di Desa Poudean, Pulau Lembeh itu.

“Di hari ketujuh pencarian Basarnas sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban dan potensi SAR atau tim SAR gabungan bahwa pencarian ditutup dan dilanjutkan dengan pemantauan,” kata Kepala kantor Basarnas Manado Gede Darmada, Rabu (17/7/2019).

Diketahui para nelayan tersebut pergi melaut sejak Senin 8 Juli 2019 menggunakan ponton rakit. Namun, pada Rabu 10 Juli 2019, menurut saksi yang juga tetangga korban, melihat perahu yang digunakan terikat pada rakit, tapi ketiga korban tidak berada di atas rakit.



Gede Darmada mengaku, sudah mengupayakan pencarian ketiga korban bersama potensi SAR, Satuan Patroli (Satrol), TNI AL, Polisi, BPBD, dan masyarakat setempat.

“Bahkan, area pencarian sudah kami perluas dari perairan Belang sampai Selat Lembeh tetap belum menemukan tanda tanda korban,” terangnya. Dia mengucapkan banyak banyak terimakasih kepada Tim SAR gabungan yang sudah terlibat untuk pencarian tiga nelayan.

Menurutnya, Basarnas Manado akan selalu siap siaga dan berkoordinasi ke instansi pemerintah apabila ada yang membahayakan jiwa manusia silahkan laporkan kepada Basarnas kami siap melaksanakan pencarian dan pertolongan.

Humas SAR Manado, Fery Ari Yanto menambahkan yang pasti pihak keluarga sudah ikhlas. “Sebelum ditutup tetap dari Basarnas sudah berkoordinasi dengan keluarga korban,” pungkasnya.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak