alexametrics

Dramatis, Evakuasi Anak Kucing Terjebak di Dalam Closed Duduk

loading...
Dramatis, Evakuasi Anak Kucing Terjebak di Dalam Closed Duduk
Petugas memegang anak kucing setelah dievakuasi dari dalam closed duduk di Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Foto/iNews TV/Sigit Dzakwan
A+ A-
KOTAWARINGIN BARAT - Ada-ada saja kasus yang ditangani Pemadam Kebakaran (Damkar). Di Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, Tim Animal Rescue Damkar harus mengevakuasi seekor anak kucing yang terjebak di dalam closed jongkok.

Anak kucing ini peliharaan seorang warga bernama Rizka Firdasari yang tinggal di Jalan Gusti Ahmaf Yusuf, Perumahan Mutiara II, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Pangkalan Bun.

“Jadi awalnya kami mendapat laporan dari Rizka bahwa anak kucing peliharaanya masuk closed jongkok dan tak bisa keluar. Tim Animals Rescue Damkar Kobar langsung menuju lokasi untuk proses evakuasi,” ujar Kasat Pol PP dan Damkar Kobar, Majerum Purni pada Senin, 15 Juli 2019 malam.



Majerum menjelaskan, anak kucing berwarna cokelat itu diduga kehausan dan minum air di dalam closed tersebut. “Setelah airnya habis, sang kucing terperosok dan masuk ke lobang closed, kemudian mencari sela sela di dalam closed untuk menyelamatkan diri.”

Awalnya, lanjut Mejerum, Tim Animals Rescue yang datang di lokasi hanya mendengar suara anak kucing di dalam closed tanpa tahu posisinya.

“Karena ini baru pertama kali mengevakuasi anak kucing yang masuk ke lobang closed, terpaksa petugas merusak closed menggunakan palu supaya bisa mengevakuasi tanpa menyakiti anak kucing tersebut,” ujarnya.

Dia menambahkan, membutuhkan waktu sekitar 20 menit untum mengevakuasi anak kucing tersebut. “Setelah sebagian closed dipecahkan menggunakan palu, terlihat anak kucing dalam kondisi basah kuyup langsung diangkat dan berhasil diselamatkan,” pungkasnya.
(shf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak