alexametrics

3 Nelayan Hilang di Perairan Belang Minahasa Tenggara

loading...
3 Nelayan Hilang di Perairan Belang Minahasa Tenggara
Anggota Basarnas Manado sedang breefing untuk melakukan pencarian tiga nelayan yang hilang di perairan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara. Koran SINDO/Cahya Sumirat
A+ A-
MINAHASA TENGGARA - Tiga nelayan dilaporkan hilang di perairan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara. Berdasarkan informasi, ketiga nelayan tersebut, adalah Jumaat Panura (45) , Sopkia Sumihi (40), dan Reumer Pandensolang (60), warga Desa Poudean, Pulau Lembeh.

Menurut Kepala Kantor Basarnas Manado, Gede Darmada, diketahui para nelayan tersebut pergi melaut sejak Senin 8 Juli 2019 menggunakan ponton rakit. Namun, pada Rabu 10 Juli 2019, menurut saksi yang juga tetangga korban, melihat perahu yang digunakan terikat pada rakit, tapi ketiga korban tidak berada di atas rakit.

“Kami, Basarnas Manado menerima laporan pada Kamis 11 Juli 2019 pukul 06.35 Wita, tiga nelayan hilang di perairan Belang. Sampai saat ini korban belum kembali ke rumah," ujar Gede Darmaga, Jumat (12/7/2019).



Kemudian Basarnas berkoordinasi dengan Satuan Patroli TNI Al untuk membantu pencarian tiga nelayan di perairan Belang. Satuan Patroli (Satrol) TNI AL menggerahkan satu kapal dinakhodai Lettu Laut (P) Irwansyah untuk melaksanakan pencarian.

"Saat ini Pos SAR Amurang sudah bergerak melaksanakan pencarian bersama Tim SAR Gabungan, dengan unsur potensi yang terlibat TNI AL, Polair Ratahan, masyarakat serta keluarga korban,"terangnya.

Pada hari ke-2 Tim SAR masih melanjutkan pencarian dengan menggerahkan truck dan rubber boat Basarnas, speed boat Polair, dan kapal TNI AL Tedong Naga. Namun sampai saat ini masih belum menemukan tanda-tanda korban yang hilang.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak