alexametrics

Antisipasi Macet, Calon Jamaah Haji di Pangandaran Bakal Dikawal Patwal

loading...
Antisipasi Macet, Calon Jamaah Haji di Pangandaran Bakal Dikawal Patwal
Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata didampingi Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Pangandaran Cece Hidayat. SINDOnews/Syamsul
A+ A-
PANGANDARAN - Untuk mengantisipasi kemacetan saat pemberangkatan, calon jamaah haji dari 3 Kecamatan di Pangandaran bakal dikawal Patroli Pengawalan (Patwal).

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk mengantisipasi kemacetan pemberangkatan calon jamaah haji.

"Ancaman kemacetan diprediksi bakal terjadi kepada calon jamaah haji dari 3 Kecamatan di antaranya Kecamatan Mangunjaya, Kecamatan Padaherang dan Kecamatan Kalipucang," kata Jeje setelah pembukaan bimbingan manasik haji tingkat Kabupaten di Gedung Dakwah Cijulang.



Namun dengan pengawalan Patwal Jeje optimis bakal meminimalisasi kemacetan terhadap calon jamaah haji dari 3 Kecamatan tersebut. "Untuk teknis pemberangkatan disetiap Kecamatan pada Jumat, (12/07/2019) mendatang, calon jamaah haji bakal dilepas oleh Muspika masing-masing," tambahnya.

Jeje mengaku sempat kecewa terhadap pelaksanaan pembangunan jembatan Piadeu Monyet di Blok Lembah Putri, Desa Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran lantaran tidak ada koordinasi.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangandaran Cece Hidayat mengatakan, calon jamaah haji dari Kabupaten Pangandaran bakal diberangkatkan melalui kloter 45. "Pelepasan bakal dilaksanakan Jumaat, (12/7/2019) dari Bumi Perkemahan Pangandaran," kata Cece.

Cece menambahkan, seluruh calon jamaah haji harus sudah berkumpul di Bumi Perkemahan Pangandaran maksimal pukul 15.00 WIB. "Tahun ini calon jema'ah haji dari Kabupaten Pangandaran sebanyak 404 ditambah 6 orang petugas jadi jumlahnya 410 orang," tambahnya.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak