alexametrics

Lepas dari Pasung, Pemuda di Madina Bacok Ibu dan Kakak Kandungnya

loading...
Lepas dari Pasung, Pemuda di Madina Bacok Ibu dan Kakak Kandungnya
Kakak pelaku EN dirawat di RSUD Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. EN mengalami kritis setelah dibacok adiknya yang diduga menderita gangguan jiwa. Foto/Liansah Rangkuti
A+ A-
PANYABUNGAN - Asrul, pemuda berusia 20 tahun, warga Desa Huta Tinggi Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumut nekat membacok ibu dan kakak kandungnya hingga kritis.

"Diduga Asrul penderita gangguan jiwa yang lepas dari pasungan, lalu menuju dapur dan mengambil sebilah parang dan langsung membacok korban, ibu kandungnya SH (50) di bagian kepala, kemudian abang pelaku atas nama EN," kata AKP Andi Gustawi, Kapolsek Panyabungan kepada SINDOnews, Rabu (3/7/2019).

Awalnya, kakak pelaku EN mendengar jeritan ibunya yang berada di dapur rumah mereka. Lalu EN menuju dapur kemudian ia melihat ibunya sudah bersimbah darah.



"Seketika itu spontan Asrul langsung membacok kakaknya yang berusaha menolong ibunya," ujarnya.

Setelah membacok ibu dan kakak kandungnya, Asrul melarikan diri ke dalam hutan dengan membawa sebilah parang yang ia gunakan membacok saudara dan ibunya.

"Pelaku sempat kabur ke dalam hutan dengan membawa sebilah parang tersebut setelah membacok kedua korban. Namun pelaku berhasil ditangkap warga dibantu anggota dan warga mengikatnya di desa itu," katanya.

Kedua korban kini berada di RSUD Panyabungan dan sudah mendapat perawatan medis. Untuk pembuatan LP, pihak keluarga masih berembuk dikarenakan tersangka merupakan keluarga dan diduga menderita gangguan jiwa.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak