alexametrics

Pemprov Sumsel Segera Wujudkan Internet Masuk Desa

loading...
Pemprov Sumsel Segera Wujudkan Internet Masuk Desa
Gubernur Sumsel Herman Deru memimpin rapat terkait internet masuk desa di Palembang. Foto/Berli Zulkanedi
A+ A-
PALEMBANG - Melalui Perusahaan Daerah (PD) Prodexim, Pemprov Sumatera Selatan (Sumsel) segera merealisasikan fasilitas internet masuk desa. Mewujudkan program yang telah masuk RPJMD Sumsel ini, Pemprov menggandengkan ICON+.

ICON+ adalah mitra yang dikelola PT Indonesia Comnet Plus (ICON+), merupakan anak perusahaan PT PLN. Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, sejak maju pada Pilgub 2018 lalu, sudah punya target untuk menyediakan fasilitas internet masuk desa bagi seluruh masyarakat. PT Indonesia Connect Plus dipilih

Karena itu ia langsung menyatakan ketertarikannya untuk melakukan percepatan kerja sama dengan ICON+ yang merupakan anak perusahaan PT PLN Persero yang diklaim dapat menyediakan jaringan hingga ke pelosok Sumsel.



"Intinya ICON+ punya sudah punga jaringan (hingga ke pelosok) tersendiri kan. Sama jaringan listrik PLN. Nah artinya ini sesuai dengan target saya dan kita siap bekerjasama. Tolong catat itu poin pentingnya," tegas Gubernur kemarin.

Selain berorientasi pada profit, kerjasama ini juga diharapkan memberikan benefit bagi Pemprov Sumsel karena bisa merelalisasikan internet masuk desa secepatnya. Minimal internet di pusat-pusat pelayanan publik seperti pasar, sekolah dan lainnya.

"Pada pertemuan selanjutnya saya ingin kita segera membahas apa yang akan kita kerjakan. Bole orientasinya profit tapi jangan pure bisnis harus ada sisi sosialnya juga," tambah Herman Deru.

Dengan jaringan ICON+ plus yang sama kekuatannya dengan jaringan listrik yang dimiliki PLN Herman Deru optimistis kerjasama ini akan menguntungkan kedua belah pihak. "Soal kepercayaan yang ada pada ICON+n tentu semua paham. Makanya setelah ini saya ingin ada aksi nyata yang dirasakan masyarakat," tandasnya.

Sementara General Manager Strategic Bisnis Unit Palembang PG ICON+, Ratriani Kartika M dalam paparannya menjelaskan meski belum begitu familiar di kalangan masyarakat umum, namun pengguna jasa mereka sudah sangat banyak sejak tahun 2000.

Beberapa daerah kabupaten seperti Dinas Kominfo Banyuasin, kemudian Muaraenim dan BPAD Palembang sudah ikut menikmati jasa yang mereka sediakan.

"Termasuk BSB sejak tahun 2012. Bahkan kami sudah punya 2.200 pelanggan entreprise sejak 2000. Tapi memang belum terlalu dipublish bahwa kami adalah perusahaan TIK yang merupakan anak perusahaan PLN," jelasnya.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak