alexametrics

Diduga Kompor Tak Dimatikan, Gudang Makanan Ludes Terbakar dan Kerugian Capai Rp1 Miliar

loading...
Diduga Kompor Tak Dimatikan, Gudang Makanan Ludes Terbakar dan Kerugian Capai Rp1 Miliar
Gudang makanan ringan (snack) di Jalan Muria, Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Jawa Timur, ludes terbakar, Kamis (27/6/2019). iNewsTV/Hana Purwadi
A+ A-
PROBOLINGGO - Gudang makanan ringan (snack) di Jalan Muria, Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Jawa Timur, ludes terbakar, Kamis (27/6/2019). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran hebat tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp1 miliar.

Sumber api diduga dari kompor yang lupa dimatikan dan kobaran api dengan cepat membakar seluruh bangunan dan isinya. Kebakaran yang hebat yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB ini meludeskan rumah dan gudang UD Kuda Perang milik Tohir.

Seorang saksi mata, Abdurahman mengatakan, api pertama kali diketahui warga muncul dari sisi dapur penggorengan makanan ringan dan kemudian membesar sekitar pukul 3.00 WIB. Angin yang bertiup kencang dan gudang yang berisi makanan membuat kobaran api semakin membesar.



Belum bisa dipastikan penyebab pasti kebakaran ini, diduga api berasal dari kompor penggorengan yang lupa dimatikan. Saat kejadian pemilik gudang yang tidur lelap berhasil dibangunkan warga dan kemudian berusaha menyelamatkan barang berharga dan snack agar api tidak meluas.

“Saat kejadian saya hendak ke pasar sekitar pukul 3.00 WIB. Saya melihat ada api dari dapur dan pemilik saya bangunkan,” kata Abdurahman.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp1 miliar. Api baru bisa dipadamkan sekitar 2 jam kemudian, setelah 4 mobil pemadam kebakaran dari PT KTI dan Pemkot Probolinggo diterjunkan ke lokasi kebakaran. Polisi masih mendalami kasus kebakaran ini guna mengetahui penyebab pasti kebakaran.
(wib)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak