alexametrics

Tiba di Batam, Mindo Tampubolon Langsung Dibawa ke Lapas

loading...
Tiba di Batam, Mindo Tampubolon Langsung Dibawa ke Lapas
Mindo Tampubolon, mantan polisi yang menghabisi nyawa istrinya, tiba di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) sekitar pukul 16.00 WIB, Rabu (26/6/2019). Foto/Aini Lestari
A+ A-
BATAM - Mindo Tampubolon, mantan polisi yang nekat menghabisi nyawa istrinya, Putri Mega Umboh tiba di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) sekitar pukul 16.00 WIB, Rabu (26/6/2019). Ia dibawa dari Lampung ke Batam dengan dua kali penerbangan pesawat.

Mindo yang diamankan di rumahnya yang berada di Kelurahan Jagabaya II, Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung, Selasa (25/6/2019) sekitar pukul 21.30 WIB diterbangkan ke Jakarta menggunakan pesawat Batik Air ID 6711 pukul 06.10 wib, Rabu (26/6/2019).

Setibanya di Jakarta, Mindo yang diamankan tim Intelijen Kejaksaan dan tim Kejari Batam kembali diberangkatkan ke Batam menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 154 pada pukul 14.10 WIB dan mendarat di Bandara Hang Nadim pada pukul 16.05 WIB.



Wartawan yang telah menunggu di terminal kedatangan sempat terkecoh oleh petugas yang membawa Mindo. Secara diam-diam, Mindo langsung dibawa ke Lapas Batam untuk menjalani masa penahanan sesuai putusan Mahkamah Agung yang memvonis Mindo dengan hukuman seumur hidup penjara.

Dalam pengawalan ketat, Mindo tiba di Lapas Batam sekitar pukul 16.35 WIB. Ia langsung menjalani proses administrasi sebelum akhirnya ditempatkan di sel blok maksimum."Sudah serah terima dari pihak kejaksaan selaku eksekutor dan juga ditemani oleh kepolisian sebagai tim pengamanan," kata Kepala Lapas Batam, Surianto.
Surianto menjelaskan, pihaknya harus melakukan pemeriksaan kesehatan dan register terlebih dahulu. (Baca Juga: Lapas Batam Siapkan Sel Khusus untuk Mindo Tampubolon)"Karena tadi sampai di sini kan sudah lewat batas waktu administrasi, jadi sampai saat ini kami masih melakukan register agar bisa diajukan permohonan jatah makannya. Karena kalau tidak diregister, yang bersangkutan tidak akan dapat jatah makan. Makanan itu dimasakkan sesuai data jumlah warga binaannya. Kalau nanti tidak dapat jatah makan, kan jadi masalah lagi," ujar Surianto lagi.
Saat serah terima dilakukan, Mindo tampak sehat. "Secara kasat mata sih sehat. Tapi kami kan belum melakukan wawancara langsung karena masih menyelesaikan proses administrasi. Mungkin besok setelah semuanya selesai," kata Surianto.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak