alexametrics

Dapat Kejutan dari Gapperindo, Menteri Rini Soemarmo Menangis

loading...
Dapat Kejutan dari Gapperindo, Menteri Rini Soemarmo Menangis
Menteri BUMN Rini S Soemarno mendapat kejutan buku tentangnya saat halal bihalal bersama Gapperindo, di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Rabu (19/6/2019) malam. SINDONews/Ali Masduki
A+ A-
SURABAYA - Saat berpidato di depan ratusan petani perkebunan di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Jawa Timur, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, menangis tersendu-sendu selama beberapa menit. Dia terharu, lantaran tak menyangka akan mendapatkan kejutan saat menghadiri halal bihalal Gabungan Asosiasi Petani Perkebunan Indonesia (Gapperindo) tersebut.

Kejutan itu yakni diluncurkannya sebuah buku berjudul "Rini Soemarno Srikandi Indonesia Hadir Untuk Negeri". Buku yang ditulis oleh Dien Albana tersebut bercerita tentang kinerja Rini sebagai seorang menteri.

"Terus terang saya ini selalu bekerja dengan hati. Tidak memikirkan apakah apa yang selalu saya lakukan itu memberikan sinar untuk saya. Tapi yang utama apa yang saya lakukan, saya berikan kepada bangsa Indonesia," ungkap Rini dengan tersedu-sedu.



Sambil mengusap air mata dan menahan tangis, Rini mengaku kehadirannya untuk bersilaturahmi dengan Gapperindo menjadi sangat istimewa. "Jadi untuk saya dan keluarga saya, malam ini adalah malam yang sangat membagakan,"ucapnya.

Praktisi pertanian perkebunan dan peternakan HM Arum Sabil mengatakan, di balik sepak terjangnya mengelola perusahaan negara, Rini Soemarno juga kerap kali turun langsung ke beberapa pondok pesantren di seluruh pelosok tanah air, untuk memastikan program pemerintah benar-benar menjadi motor pemberdaya di negeri ini.

"Ketaatan Ibu Rini Soemarno kepada Presiden Joko Widodo, selalu ditunjukkan dalam implementasi kerja nyata untuk mengawal nawa cita pemerintah Jokowi dengan keikhlasan yang terkadang luput dari sorotan media,"katanya.

Sementara Rais Aam PBNU, KH Miftahul Akhyar, menilai peran dan tanggung jawab Rini dalam mengelola ratusan perusahaan milik negara tidak bisa dipandang remeh. "Tugas seperti itu memerlukan sosok probadi yang lincah dan tegar, yang mampu menghadirkan performa ekstra dalam tugasnya mengurus BUMN dari sebuah negeri sebesar Indonesia," tukasnya.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak