Tabrakan Beruntun Bus Primajasa di Tol Cipularang, Libatkan 9 Kendaraan
Rabu, 10 Juli 2024 - 18:47 WIB
loading...
Sembilan kendaraan terlibat kecelakaan di jalan Tol Cipularang kilometer (km) 85 arah Jakarta, Rabu (10/7/2024) sekitar pukul 15.30 WIB. Foto/IG infojawabarat
A
A
A
BANDUNG - Sembilan kendaraan terlibat kecelakaan di jalan Tol Cipularang kilometer (km) 85 arah Jakarta, Rabu (10/7/2024) sekitar pukul 15.30 WIB.
Kepala Induk PJR Cipularang Kompol Joko Prihantono mengatakan, tabrakan beruntun itu melibatkan sembilan kendaraan mulai dari bus, truk, dan minibus.
Kompol Joko menuturkan, kecelakaan berawal saat bus Primajasa jurusan Garut-Lebakbulus dengan nomor polisi B 7198 ZX melaju dari arah Bandung menuju arah Jakarta.
Baca juga; Dikenal Jalur Angker, Ini Deretan Kecelakaan Maut di Tol Cipularang
Saat di tempat kejadian peristiwa (TKP), sopir bus Primajasa diduga kurang mengantisipasi dan menabrak delapan kendaraan di depannya.
“Jalannya memang menikung dan menurun. Untuk korban sementara ada tiga orang luka-luka dan sudah dibawa ke Rumah Sakit Abdul Radjak," kata Kepala PJR Tol Cipularang.
![Tabrakan Beruntun Bus Primajasa di Tol Cipularang, Libatkan 9 Kendaraan]()
Kompol Joko menyatakan, saat ini kendaraan yang alami kecelakaan pun satu per satu mulai dievakuasi agar tidak menimbulkan kemacetan berkepanjangan.
Kepala Induk PJR Cipularang Kompol Joko Prihantono mengatakan, tabrakan beruntun itu melibatkan sembilan kendaraan mulai dari bus, truk, dan minibus.
Kompol Joko menuturkan, kecelakaan berawal saat bus Primajasa jurusan Garut-Lebakbulus dengan nomor polisi B 7198 ZX melaju dari arah Bandung menuju arah Jakarta.
Baca juga; Dikenal Jalur Angker, Ini Deretan Kecelakaan Maut di Tol Cipularang
Saat di tempat kejadian peristiwa (TKP), sopir bus Primajasa diduga kurang mengantisipasi dan menabrak delapan kendaraan di depannya.
“Jalannya memang menikung dan menurun. Untuk korban sementara ada tiga orang luka-luka dan sudah dibawa ke Rumah Sakit Abdul Radjak," kata Kepala PJR Tol Cipularang.

Kompol Joko menyatakan, saat ini kendaraan yang alami kecelakaan pun satu per satu mulai dievakuasi agar tidak menimbulkan kemacetan berkepanjangan.
Lihat Juga :