RPA Perindo Desak Pelaku Rudapaksa Anak Kandung di Jaktim Ditangkap dan Diadili
Rabu, 10 Juli 2024 - 16:27 WIB
loading...
Wakil Sekretaris DPP RPA Perindo, Susan Sylvana. Foto/SINDOnews/Muhammad Refi Sandi
A
A
A
JAKARTA - Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Perindo kembali mendatangi Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Hal ini untuk menanyakan kelanjutan kasus dugaan rudapaksa anak berinisial VL oleh ayah kandung berinisial HS di Pulogadung, Jakarta Timur, yang telah mandek lebih dari satu tahun itu.
Wakil Sekretaris DPP RPA Perindo, Susan Sylvana mengatakan, RPA Perindo yang merupakan sayap Partai Perindo yang dipimpin Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo itu berharap terduga pelaku segera ditangkap dan P21. Menurutnya, kasihan korban mengalami trauma yang mendalam.
"Harapannya agar supaya segera kasus ini terselesaikan dengan baik dan ayah kandung segera ditangkap dan P21 karena sudah terlalu lama. Kasihan anak ini trauma sudah sekian lama kalau bolak balik ke sini," kata Susan saat ditemui di Unit PPA Polda Metro Jaya, Rabu (10/7/2024).
Baca juga: Terduga Pelaku Rudakpaksa Anak Tak Kunjung Ditahan, RPA Perindo Datangi Polda Metro
Susan menyebut pihaknya telah berulang kali beraudiensi dengan pihak penyidik Unit PPA Polda Metro Jaya, tetapi terduga pelaku ayah kandung tak kunjung ditangkap dan P21.
Wakil Sekretaris DPP RPA Perindo, Susan Sylvana mengatakan, RPA Perindo yang merupakan sayap Partai Perindo yang dipimpin Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo itu berharap terduga pelaku segera ditangkap dan P21. Menurutnya, kasihan korban mengalami trauma yang mendalam.
"Harapannya agar supaya segera kasus ini terselesaikan dengan baik dan ayah kandung segera ditangkap dan P21 karena sudah terlalu lama. Kasihan anak ini trauma sudah sekian lama kalau bolak balik ke sini," kata Susan saat ditemui di Unit PPA Polda Metro Jaya, Rabu (10/7/2024).
Baca juga: Terduga Pelaku Rudakpaksa Anak Tak Kunjung Ditahan, RPA Perindo Datangi Polda Metro
Susan menyebut pihaknya telah berulang kali beraudiensi dengan pihak penyidik Unit PPA Polda Metro Jaya, tetapi terduga pelaku ayah kandung tak kunjung ditangkap dan P21.
Lihat Juga :