alexametrics

Dobrak Tiga Lapis Pintu Tahanan, Puluhan Napi Rutan Lhoksukon Kabur

loading...
Dobrak Tiga Lapis Pintu Tahanan, Puluhan Napi Rutan Lhoksukon Kabur
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A+ A-
ACEH UTARA - Puluhan narapidana (napi) Rumah Tahanan (Rutan) Lhoksukon, Aceh Utara, Provinsi Aceh, kabur setelah mendobrak tiga pintu tahanan, Minggu (16/6/2019) sore. Polisi saat ini masih memburu puluhan napi yang diduga kabur ke perkampungan warga dan hutan.

Informasi yang diporoleh, terdapat sekitar 73 napi yang sempat kabur dari Rutan Lhoksukon di Desa Kampung Baru, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, setelah mendobrak pintu rutan. Para napi kemudian berhamburan kabur. Pintu jendela depan rutan juga pecah setelah dirusak para napi.

Dari puluhan napi yang kabur itu sebanyak 20 napi telah berhasil ditangkap kembali setelah dilakukan pengejaran oleh personel Polres Aceh Utara. Polisi melakukan penyisiran hingga ke kampung-kampung warga dan area persawahan. (Baca juga: Bobol Pagar Kawat, 10 Napi Lapas Abepura Berusaha Kabur)



Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin mengatakan, para napi kabur setelah berhasil mendobrak pintu utama rutan. "Saya dapat informasi tahanan kabur sekitar pukul 16.25 WIB tadi," kata Ian Minggu malam.

Ian belum dapat memastikan napi yang kabur itu terkait kasus kriminal apa saja. Namun yang pasti sebelum napi kabur diawali kerusuhan di dalam penjara. (Baca juga: Rutan Siak Dibakar, Ratusan Narapidana Kabur)

"Masih dalam penyelidikan apa penyebabnya. Tapi sudah ada beberapa narapidana yang kabur yang ditangkap kembali saat bersembunyi di permukiman warga," katanya.

Hingga saat ini polisi bersama TNI dan petugas rumah tahanan masih mengejar narapidana yang melarikan diri itu. Puluhan napi lainnya diduga melarikan diri ke arah persawahan dan hutan.

"Yang belum tertangkap narapidana kabur ada yang ke hutan dan sebagainya," pungkasnya.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak