alexametrics

Kenyamanan Terminal Bus Giwangan Dikembangkan Setara Bandara

loading...
Kenyamanan Terminal Bus Giwangan Dikembangkan Setara Bandara
Menhub Budi Karya Sumadi menyalami pedagang di sela kunjungannya di Terminal Giwangan, Yogyakarta, Minggu (16/6/2019). Terminal ini akan dikembangkan hingga setara bandara. Foto/Istimewa
A+ A-
YOGYAKARTA - Terminal Bus Giwangan, Yogyakarta akan dikembangkan laiknya bandara. Selama arus mudik dan balik Lebaran 2019, penumpang di Terminal Tipe A Giwangan tembus hingga 452.330 orang.

"Kami akan membuat terminal setara dengan bandara untuk kenyamanan penumpang," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi disela kunjungannya di Terminal Giwangan, Yogyakarta, Minggu (16/6/2019).

Total armada yang beroperasi sebanyak 18.883 untuk keberangkatan dengan 245.495 penumpang. Sedangkan pada kedatangan sebanyak 18.748 armada dan 206.835 penumpang. Total armada yang beroperasi selama masa angkutan Lebaran sebanyak 37.631 unit.



Jumlah ini menunjukkan semakin tingginya minat pengguna jasa angkutan umum. Terutama pada masa angkutan Lebaran tahun ini. Terhubungnya tol Jakarta-Surabaya membuat animo masyarakat sangat tinggi bepergian menggunakan angkutan umum, dalam hal ini bus AKAP maupun AKDP.

Di sisi lain Kemenhub juga terus melakukan revitalisasi. Mulai revitalisasi angkutan bus hingga meningkatkan pelayanan sarana prasarana termasuk pembenahan terminal.

Untuk angkutan Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) dan bus Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) disiapkan area seluas 5.176,44 meter persegi. Sedangkan untuk angkota dan angkodes seluas 1.330 meter persegi. "Ini bukti bahwa perhatian pemerintah terhadap pengguna jasa dan pelayanan terus ditingkatkan. Pemerintah hadir di tengah masyarakat," ujarnya.

Menhub menambahkan, sesuai dengan implementasi UU No 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, maka telah dilakukan proses alih kelola P3D Terminal Penumpang Tipe A dari pemerintah daerah ke pemerintah pusat. "Dari 144 Terminal Penumpang Tipe A, sebanyak 128 Terminal yang diajukan untuk proses serah terima. Selanjutnya dari 128 terminal, sebanyak 106 Terminal sudah Berita Acara Serah Terima (BAST) dan 22 masih dalam proses," tandasnya.

Dari 106 Terminal yang sudah BAST terdapat 38 Terminal Penumpang Tipe A yang sudah menyelesaikan proses alih kelola P3D nya. Sebagai tindak lanjut dari proses alih kelola, maka terhadap 38 Terminal Penumpang Tipe A yang ada, Kemenhub selaku pengelola Terminal Penumpang Tipe A akan melaksanakan program baru.

"Yakni Program Aksi Perbaikan Prasarana Angkutan Massal Berbasis Jalan dengan pada merehabilitasi 38 Terminal Penumpang Tipe A pada Tahun Anggaran 2020 dengan rencana total anggaran senilai Rp1,2 triliun," urainya.

Menurut Menhub, rehabilitasi 38 Terminal Penumpang Tipe A ini bertujuan memberikan wajah baru terhadap Terminal Penumpang Tipe A, yang selama ini masih dianggap minim dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. "Secara langsung diharapkan dengan kegiatan rehabilitasi ini dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap penggunaan angkutan umum berbasis jalan," tuturnya.
(poe)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak