alexametrics

Dikabarkan Hilang Kontak, Basarnas Deteksi Kapal Pesiar Kribien II dalam Kondisi Aman

loading...
Dikabarkan Hilang Kontak, Basarnas Deteksi Kapal Pesiar Kribien II dalam Kondisi Aman
Kepala Seksi Operasional Basarnas Tanjungpinang Eko Suprianto. Foto Koran SINDO/Muhammad Bunga Ashab
A+ A-
TANJUNGPINANG - Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Tanjungpinang memastikan Kapal Pesiar Kribien II asal Malaysia dalam kondisi aman berlayar. Kapal Kribien II dikabarkan hilang kontak saat berlayar dari Nongsa, Batam menuju Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau (Kepri).

Informasi yang dihimpun, identitas Kapal Kribien II, jenis Kapal Pesiar, MMSI: 533130063 dan Call Sign 9MSB4. Kapten Kapal berkembangsaan Amerika Serikat dengan dua ABK warga negera Indonesia. Kapal Kribien II mengangkut sembilan orang penumpang di antaranya 8 orang warga Amerika Serikat dan 1 orang warga Singapura. Kapal yang membawa penumpang ini membawa satu keluarga yang hendak berlibur ke Anambas.

Kepala Basarnas Tanjungpinang Mu'min Maulana melalui Kepala Seksi Operasional Eko Suprianto membenarkan bahwa kapal Kribien II sempat dikabarkan hilang kontak.



Basarnas diminta untuk membantu melakukan pencarian terhadap kapal tersebut. Eko menjelaskan, setelah ditelusuri kapal layanan jenis Sail Fast Yatch pada 10 Juni lost kontak di sekitar Parairan Nongsa. Kapal Kribien II melakukan perjalanan ke Kepulauan Anambas dari Nongsa. Kapal ini direncanakan akan kembali ke Singapura pada 20 Juni.

"Awalnya kita menerima informasi masih simpang siur, ada yang bilang kapal tenggelam atau pecah, setelah melaksanakan koordinasi kapal tersebut bukan tenggelam atau pecah," ujar Eko di Tanjungpinang, Kamis (13/6/2019).

Dikatakannya, pihak keluarga penumpang kapal dan agen kapal telah berupaya menghubungi kapten kapal. Namun, baik kru kapal dan penumpang kapal tidak yang bisa dihubungi.

Setelah mendapat informasi itu, kata Eko, Basarnas dan unsur potensi SAR lainnya, yakni KN SAR Purworejo, Polair Polda Kepri, Lanal Batam, VTS Batam, KSOP Batam dan PLP Tanjunguban melaksanakan pencarian.

"Dikarenakan posisi terahir berada di Nongsa maka kita melaksanakan pencarian sepanjang Perairan Nongsa dan Tanjung Berakit," ujar Eko.

Di sela pencarian, Basarnas akhirnya bisa berkomunikasi dengan ABK Kribien II yang menyatakan bahwa posisinya berada di utara Pulau Bawah, Anambas.

Kapal ini dinyatakan hilang kontak karena kru kapal dan penumpang tidak bisa dihubungi dengan seluler, sehingga keluarga korban cemas dengan keberadaan mereka.

"Kita mendapat kontak dengan ABK kapal, posisi mereka dalam kondisi aman, mereka sedang melanjutkan perjalanan ke Tarempa, Anambas," ujar dia.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak